Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Hampir Penuh Pemkab Mentawai Bekerjasama dengan Perhotelan



Mentawai - Angka positif terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Kepulauan Mentawai makin hari makin bertambah. Tercatat pada tanggal 18 November 2020, angka positif Covid-19 sudah mencapai 177 pasien, dengan jumlah pasien dirawat 51 orang. Perkembangan yang signifikan selama 15 hari belakangan ini cukup mengkhawatirkan. 

Satgas Pencegahan dan Penanganan Penyebaran Covid-19 Mentawai baru-baru ini melakukan evaluasi terhadap perkembangan kasus di lapangan dan upaya pemulihan terhadap pasien yang sedang diisolasi. Dari evaluasi tersebut didapati berbagai persoalan, diantaranya, keterbatasan jumlah ruang isolasi yang ada saat ini, baik di RSUD, puskesmas-puskesmas, maupun ruang isolasi Homestay Mapaddegat, kekurangan air bersih di tempat isolasi Homestay Mapaddegat dan jumlah kamar mandi yang ada di setiap ruang isolasi tidak memadai.

"Kondisi kita di Kabupaten Kepulauan Mentawai tertanggal 18 November, sudah 177 orang yang positif dan dirawat ada 51 pasien dari berbagai tempat, ada di Sikakap, Sipora, Siberut dan Sikabaluan. Tempat isolasi saat ini hampir penuh. Setelah kita lakukan evaluasi, ternyata tempat isolasi yang ada di Homestay Mapaddegat terdapat barbagak persoalan, mulai dari air bersih, persoalan kamar mandi. Jadi kita bangun waktu itu kamar mandinya tidak di setiap kamar isolasi. Kalau pasien lama di tempat isolasi itu masuk ke kamar mandi yang juga dimasuki oleh pasien yang baru, meski ditempatkan pada kamar yang berbeda, tentu ini sangat riskan," ujar Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake memaparkan kepada media, pada Rabu (18/11) petang di ruang rapat Sekretariat Daerah Mentawai.

Demikian juga halnya yang terjadi di Puskesmas Sikakap, jumlah pasien positif Covid-19 tak lagi tertampung pada ruang isolasi maupun ruang karantina yang ada di Pelabuhan Sikakap. Maka untuk kedua wilayah, Sipora dan Sikakap, Pemkab Mentawai melakukan kerjasama dengan akomodasi perhotelan dalam menyediakan ruang isolasi terhadap pasien Positif Covid-19.

"Kemudian di Sikakap juga diluar dugaan, ruang isolasi di Puskesmas Sikakap sudah penuh, lalu kita berusaha untuk menyediakan tempat karantina yang ada di Pelabuhan Sikakap, juga mengalami masalah yang sama (air bersih dan kamar mandi-Red). Dalam evaluasi itu, kita akhirnya akhirnya kita memutuskan untuk bekerja sama dengan Hotel Turonia di Sipora Utara dan juga Wisma Lestari yang ada di Sikakap selama satu bulan ke depan," tukas Korta.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar menerangkan dengan adanya penambahan ruang isolasi kerjasama dengan dua perhotelan itu, saat ini Pemkab Mentawai bisa menampung pasien Covid-19 sebanyak 100 orang.

"Hotel Turonia ada 26 kamar, disitu juga ditempatkan tenaga medis khusus menangani pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat, juga di Wisma Lestari Sikakap ada 14 kamar. Jadi dengan ini, kita bisa menampung lebih kurang sebanyak 100 pasien," kata Lahmuddin. (RA)

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang