Bupati Nabire Orasi Politik di Acara Deklarasi YUDA. Kepala Suku D3N: Pembina Politik Tak Pantas Ikut Kampanye




NABIRE - Bupati Nabire,  Isaias Douw  menyampaikan orasi politik saat acara deklarasi  pasangan calon Bupati dan Waki bupati Nabire nomor urut (satu) 1 atas nama Yufinia Mote dan Muhammad Darwis. Kamis,  (20/11) Distrik Teluk Kimi,  Kampung Korwa.


D3N Selama  5 (lima) tahun tidak dengar saya.  "Mereka tidak dengar saya. Periode pertama lari,  periode kedua lari. Sekarang pegang mama ka tidak, saya tetap menang,  "Kata Bupati Nabire, pantauan media ini.  


"Dulu mewakili D3N bawa aspirasi tapi tidak menikmati bersama,  sekarang kami rubah D3N jadi D2N untuk membawa aspirasi, "Ujar Bupati Nabire, Kamis,  (19/11). Lalu kemarin. 


Bapati Nabire, Isaias Douw menghibau kepada masyarakat,  "Tanggal 9 Desember 2020 nanti kami coblos nomor urut 1 (satu)  sebagai bupati Nabire dan wakil bupati Nabire ,"Tegasnya.  


Sementara, Kepala Suku Besar D3N,  Ayub Wonda, mengatakan, masyarakat Nabire menderita selama 10 (sepuluh) tahun . "Ujarnya,  Sabtu,  (21/11). Pagi tadi.  


"Tak ada pembangunan selama 10 (sepuluh) tahun, untuk apa kita dukung orang yang gagal bangun nabire.   Pembangun yang ada sekarang di Nabire adalah buah hasil karya AP. YOUW, "Kata Ayub,  saat konferensi Pers pagi tadi. 


"Saya Kepala Suku Dani, Damal, Dawa, Nayak,  Yali,  lani (D3N)  adalah hasil musyawarah dan legitimasi masyarakat akar rumput. 


Selain itu,  Kepala Suku D3N,  mengatakan, pembina politik tak pantas ikut kampanye dan menyampaikn orasi politik.  Mestinya bupati Nabire harus netral pada pilkada nabire.  


"Ini tindakan melanggar hukum.  Seorang pembina politik tak pantas ikut kampanyekan salah satu paslon, "Tegasnya.  


"Bawaslu dan KPU sebagai penyelenggara harus tegas terhadap oknun pembina politik yang ikut terlibat dalam politik praktis. Harus diadili sesuai aturan, "Ujarnya.  


Bahkan,  kepala Kampung dan RT/RW diganti oleh bupati  Nabire hanya semaunya. Itu aturan dari mana?  


Wonda,  menegaskan kepada KPU sebagai penyelenggara, jangan mengacak data pemilih, Itu aturan dari mana?  sebagai penyelenggara harus menjalankan sesuai PKPU. 


Harapan kami masyarakat D3N, kami siap mendukung paslon yang akan melakukan perubahan.  "Boleh ambil uangnya,  tapi jangan pilih orangnya, "Imbunya. 


"Jelas dan tegas kami sampaikan bahwa,  kami siap memenangkan paslon nomor urut 3 (tiga)  sebagai Bupati dan wakil Bupati Nabire periode 2020-2025".

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang