Audy Joinaldy Sebut Ada Potensi Unggulan Lepaskan Mentawai Dari Daerah 3T






MENTAWAI ---  Kekayaan alam yang yang melimpah ruah di Kepulauan Mentawai harusnya berdampak baik terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarnya, namun kondisi tersebut justru berbanding terbalik.


Pasalnya sampai saat ini Daerah yang dijuluki sebagai Bumi Sikerei ini merupakan saru-satunya Kabupaten dari 19 Kabupaten dan Kota yang tersebar di Provinsi Sumatera Barat yang belum melepaskan diri dari status 3T yakni Tertinggal, Terdepan dan Terluar.


Audy Joinaldy melihat dua potensi pamungkas yang diyakini mampu menyulap daerah 3T ini menjadi daerah maju yaitu Potensi Wisata dan Perikanan, kedua sektor ini sangat potensial dikembangkan di Mentawai, sebab menurutnya Mentawai memiliki kekayaan laut dan wisata yang jauh berbeda dengan lainnya.


" Di sektor pariwisata kami melihat sangat potensial dikembangkan Mentawai di Mentawai, karena Mentawai memiliki kekayaan budaya yang tidak dimiliki oleh Kabupaten atau Kota lainnya di Sumbar, keunikan ini menjadi daya tarik yang harus dikembangkan, " papar pengusaha muda saat berkunjung pertama kali ke Mentawai senin kemaren (2/11).


Menurut Calon wakil gubernur Sumatera Barat ini, kekayaan laut di Mentawai belum digarap dengan serius, yang mana kata dia ikan tuna yang ada di perairan mentawai memiliki kualitas yang baik, kedepan jika terpilih ia berjanji bakal membanguan sentral pengelolaan ikan di Mentawai.


" Peluang pengembangan sektor perikanan saya lihat cukup besar di Mentawai, untuk itu kedepan harus ada resot-resot perikanan kota bangun, dalam artian ada pabrik es dan ada fish poresesing nya," tutur pengusaha muda sukses dari sumatera barat ini saat melakukan temu ramah dengan masyarakat setempat.


Selanjutnya potensi unggulan Mentawai yang paling besar kata dia adalah Pariwisata, yang mana mentawai satu-satunya Kabupaten yang memiliki banyak perbedaan dengan kabupaten/kota di sumatera barat lainnya, mulai dari segi kekayaan alamnya dan budaya yang jauh berbeda sehingga ketika wisatawan berkunjung ke Sumatera Barat dan berkunjung ke Mentawai wisatawan akan merasakan sensasi yang berbeda.


" Mentawai dalam tanda kutip Bali nya Sumbar, ya kan, jadi ketika turis datang ke Sumbar daratan lalu ke Mentawai melihat tarian adat yang berbeda padahal masih satu Provinsi dan itu salah satu peluang besar Mentawai, ditambah lagi dengan potensi surfing yang terbaik di dunia, hal ini butuh promosi secara besar-besaran dan tepat sasaran," imbuhnya.


Untuk mengembangkan potensi tersebut kata Audy pihaknya juga akan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur darat, laut dan udara, seperti pembangunan jalan trans Mentawai, Pengembangan Bandara dan Pengembangan Pelabuhan kapal, hal tersebut sudah menjadi visi dan misi pasangan Calon gubernur Sumatera pada Pilgub 9 Desember mendatang. 


" Kenapa saya diajak menggandeng buya Mahyeldi, memang tujuannya membangun perekonomian sumatra barat dari berbagai bidang biarlah saya yang melobi-lobi ke luar mencari investor dalam maupun luar negeri, kemudian mentawai butuh perhatian serius agar lepas dari Daerah 3T, termasuk dukungan pembangunan di sektor Pendidikan, Kesehatan, Pertanian dan lain sebagainya, " pungkasnya.


Kedatangan Audy Joinaldy dan rombongan menggunakan kapal Mentawai Fast disambut dengan tarian tradisional Mentawai di Pelabuhan Tuapejat, lalu bergerak melihat langsung kondisi Masyarakat Mentawai dan melihat potensi yang dapat dikembangkan di Mentawai dan Audy kembali Padang menggunakan Kapal ASDP.

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang