Wisata ikan Larangan dan surau Lubuak Landua di PasmanBarat.




Oleh:Tiara Aprilia Hery

Mahasiswa jurusan  Sastra daerah Minangkabau Universitas Andalas 


Lubuak landua merupakan salah satu jorong (desa) di Kecamatn Pasaman,Kabupaten Pasman Barat, berjarak 10 km dari kota Simpang Empat,jorong lubuak landua terletak di kaki Gunung Pasaman,sebuah desa yang asri dan berhawa sejuk karena memiliki ketinggian 300 m dpl.masyarakatnya sebagian besar bekerja sebagai petani,kondisi alam menjadi lubuak landua memilki sawah yang luas karena sumber air yang melimpah ,ikan larangan lubuak landua menjadi salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi oleh masyarakat. Ikan ikan ini telah berusia ratusab tahun sama usnya dengan surau lubuaj landua. Ikan larangan lubuak landua. Ikan larangan adalah ikan sungai (Gariang) dipelihara dengan memberi makan dan tidak boleh diambil sesuaiu dengan kesepaktan masyarakat.

Masyarakat sekitar memiliki sebuah cerita untuk wisata ini,di wisata ini kita bisa menemukan ikan yang sangat banyak dan dalam ukuran besar dan sebuah surau (mesjid) kuno lubuak landua ,wisata ini selalu buka setiap hari dan masuknya tidak di punggut biaya hanya saja untuk parkir mobil dan motor ketika ramai pengunjung , ikan larangan lubuak landua ini biasanya orang melapaskan nazarnya atau (balimau) balimau merupakan tradisi orang minang dilakukan sehari sebelum ramdhan .ikan larangan lubuak landua ini memiliki mitos ,jika ada orang yang memancing ikan ini atau mengambilnya bahwa dia akan memiliki perut besar dan bisa mengakibatkan meninggal dunia. Ikan larangan lubuak landua memiliki cara unik untuk menarik para wisatawan nya dengan memberi makan ikan dengan buah buahan ,sayur sayuran hinggan pelet dan di tempat wisata ini dibikin  banyak pondok pondok untuk bersantai untuk memandang pandangan yang masih asri dengan hijaunya dedaunan di lubuak landua  kita juga bisa melihat peninggalan buya buya yang mengayomi ikan larangan lubuak landua ini  dan belajar sejarah di lingkungan lubuak landua , di lingkungan ikan larangan lubuak landua kita juga menemukan surau kuno yang masih kokoh dan masih digunkan sampai saat ini ,surau ini dinamakan mesjid lubuak landua karna msih satu lingkungan. 

Masyarakat Lubuak Landua sangat agamais, konon dulunya penyebaran agama islam pertama di Pasaman Barat berada di Lubuak landua. Sejarah ini di buktikan dengan Surau (Mesjid) tua yang masih berdiri, diperkirakan usia surau ini sekitar 155 tahun.selain berwisata jjuga berziarah ke makam makam Buya Lubuak Landua dan tidak sedikit pula perziarah meminta doa dimkam tersebut .Air yang berada di makam buya lubuak landua dengan wadah kulit kerang di percaya dapat membuka hati dan menerangi jiwa yang diselimuti masalah, dengan jalan meneteskanya ke mata da meminumnya.ada juga yang datang kesurau ini untuk melakukan Suluak, suatu cara beribadah kepada allah dengan mengurangi diri di tempat yang berukuran kecil yang tertutup oleh kain, hingga dapat petunjuk darinya di bawah bimbingan buya Lubuak Landua.

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang