Lubuk Mande Rubiah Batu Busuk



Oleh : Nadia Pertiwi

Mahasiswa Jurusan Sastra Daerah Minangkabau Fakultas Universitas Andalas 


Wisata pemandian Lubuk Mande Rubiah atau yang biasa juga disebut dengan Lubuk Perahu ini berlokasikan di daerah Batu Busuk kelurahan Lambung Bukit Kecamatan Pauh.  Wisata pemandian Lubuk Mande Rubiah ini sudah banyak memikat banyak orang untuk berkunjung kesini.  Pemandian alam Lubuk Mande Rubiah ini sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan. Di Lubuk Mande Rubiah ini terdapat jembatan buai (gantung). Kita harus melewati jembatan ini terlebih dahulu untuk bisa menikmati pemandian alam nya. Disini juga terdapat Musholla untuk beribadah, Musholla tersebut diberi nama dengan Musholla Gerbang Langit.  Selain itu jika merasa lapar disini juga ada penjual makanan seperti gorengan, kerupuk kuah, dan pop mie.

Banyak wisatawan yang berkunjung ke pemandian Lubuk Mande Rubiah ini,  namun banyak juga yang tidak mengetahui bahwa terdapat cerita menarik dan unik mengenai tempat pemandian alam lubuk mande rubiah ini.  Dilubuk Mande Rubiah ini terdapat ikan larangan yang mana ikan ini sangat dilarang dan tidak boleh diambil oleh siapapun. Jika ada yang nekat mangambil dan mencuri ikan larangan tersebut maka mereka yang mencurinya akan merasakan dampaknya sendiri.  Ikan larangan yang terdapat disini adalah ikan gariang.  Ikan larangan ini biasanya dipanen sekitar setahun sekali dan kemudian hasil panen tersebut dibagikan kepada masyarakat sekitar dan uangnya juga ada yang mengelola.  

Selain itu juga ada hal yang tak kalah menarik lainnya yang didapatkan dari penduduk sekitar. Narasumber yang bertempat tinggal di Batu Busuk tersebut beliau bernama ibu Siis. Beliau mengatkan bahwa mendengar dan mendapatkan cerita mengenai Lubuk Mande Rubiah ini dari sang nenek.  Cerita mengenai Lubuk Mande Rubiah ini sudah turun-temurun diceritakan dari generasi ke generasi kepada anak cucu melalui lisan atau dari mulut ke mulut. Dikatakannya bahwa cerita mengenai Lubuk Rubiah ini tidak ada kaitannya dengan penamaan tempat atau asal-usul Lubuk Rubiah ini.  Melainkan menceritakan kisah seorang putri yang turun dari langit yang mandi di Lubuk Mande Rubiah kemudian bertemu dengan seorang pemancing di Lubuk Mande rubiah tersebut.  Putri yang turun dari langit tersbut bernama Putri Bungsu yang mana pakaiannya telah dicuri oleh sipemancing yang bernama Malin Deman.  Pakaian Putri yang telah dicuri tersebut bernama baju Sonsong Barat.  

Dan masih banyak hal menariknya lainnya yang tidak banyak diketahui oleh para wisatawan dibalik keindahan dan kesejukan wisata pemandian alam lubuk mande rubiah ini. Lubuk Mande Rubiah walaupun berlokasi jauh dari pusat kota namun juga dapat memikat dan dilirik oleh pengunjung yang datang dari berbagai tempat.  Pemandian Alam Lubuk Mande Rubiah ini selalu Ramai di kunjungi dan hal itu juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang