Pesona Gunung Talamau Atapnya Sumatera Barat




Oleh:Ulvi Rahmi 

Jurusan Sastra Minangkabau 

Universitas Andalas 


Sumatera barat terkenal akan objektif wisata alamnya berupa pantai, pulau, danau, bukit, ngarai, air terjun, gunung, dan lain-lain, beberapa objek yang sering diminati para pecinta dan penikmat alam umumnya adalah objek wisata berupa gunung. Disumatera barat ada beberapa gunung yang terkenal yaitu Gunung Marapi yang terlekak di Kabupaten Agam memiliki ketinggian 2891 Meter Diatas Permukaan Laut, Gunung Singgalang terletak di Kabupaten Agam dengan ketinggian 2877 Meter Diatas Permukaan Laut, Gunung Tandikek terletak di Kabupaten Agam dengan ketinggian 2438 Meter Diatas Permukaan Laut, Gunung Talang terletak di Kabupaten Solok dengan ketinggian 2597 Meter Diatas Permukaan Laut, Gunung Sago terletak di Kabupaten Lima Puluh Kota dengan ketinggian 2271 Meter Diatas Permukaan Laut, Gunung Pasaman yang terletak di Kabupaten Pasaman Barat berdampingan dengan gunung talamau, dan yang terakhir ialah Gunung Talamau itu sendiri, Gunung Talamau atau di sebut juga dengan Gunung Ophir adalah Gunung yang tertinggi di Sumatera Barat yang terletak di Kabupaten Pasaman Barat, gunung ini memiliki ketinggian 2920 Meter Diatas Permukaan Laut, Gunung ini dikenal dengan  sebutan atapnya Sumatera Barat karena Gunung ini adalah Gunung yang paling tinggi dari Gunung-gunung lainnya yang ada di Sumatera Barat dan termasuk kedalam tipe Gunung api yang tidak aktif. Secara administrasi Gunung Talamau  masuk didalam wilayah Desa Pinaga Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Perjalanan ketempat ini memakan waktu lima jam dari pusat kota padang, dan 6 jam dari pusat kota bukittinggi, serta  Gunung talamau adalah salah satu Gunung yang populer di kalangan para pendaki lokal , karena tidak sembarang orang yang bisa menakhlukan puncak Gunung tersebut. Gunung Talamau memiliki jalur pendakian yang lumayan menantang, tidak seperti Gunung-gunung di Sumatera Barat yang seringt di daki para pendaki pada umumnya, karena jika pendaki ingin menakhlukan puncak Gunung Talamau ini harus mempunyai persiapan yang matang, baik fisik, logistik, peralatan, dan manajemen lainnya. Akses untuk ke Gunung talamau ini bisa di bilang cukup mudah, pendaki bisa menggunakan kendaraan umum Padang – Pasaman dengan ongkos 30.000/ orang, bus akan berhenti di terminal Pasaman, perjalanan daeri Terminal Pasaman ke desa terakhir yaitu Desa Pinaga bisa di tempuh dengan menggunakan angkot dengan ongkos 5000/orang, atau kendaraan pribadi seperti mobil dan motor, jalan yang harus di lewati yakni jalan raya Padang Pariaman, Pariaman, Pasaman Didesa Pinaga inilah terdapat posko registrasi tempat pendaki mengurus perizinan dengan membayar retrebusi sebesar 10.000/orang dan parkir 10.000/ motor, sebelum memulai pendakian petugas retrebusi akan mengingatkan pantangan-pantangn yang ada di Gunung Talamau diantaranya tidak berkata kotor, takabur, bagi perempuan halangan tidak boleh naik ke atas, pendaki perempuan harus lebih dari satu orang, dilarang mesum dan lainya-lainya, di posko ini barang-barang bawaanya di periksa satu-satu seperti logistik bahkan puntung rokok pun tidak boleh di tinggal, bagi anggota kelompok yang belum pernah sama sekali mendaki Gunung Talamau, di anjurkan untuk memakai guide karena guide sangat berperan penting untuk menemani wisatawan selama perjalanan, melindungi serta menjamin keselamatan wisatawan, penyedia jasa, seperti travel agen atau tour operator yang lain, memberi penerangan dan penjelasan dengan sebaik baiknya mengenai suatu objek wisata, setelah posko registrasi di sinilah perjlanan akan di mulai dari posko ini menuju posko harimau campo jalan yang wisatawan lewati cukup mudah hanya jalan datar, wisatawan berjalan di antara pohon- pohon sawit milik warga perjalana menuju Harimau Campo memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam setlah berada di Posko Harimau Campo ada sebuah shalter yang dapat wisatawan gunakan untuk berkemah dan beristirahat di Harimau Campo ini juga terdapat kebun kebun sayur milik warga yang tanamannya bervariasi mulai dari terong, cabe, kacang – kacangan dan sayur – sayuran dan yang unik lagi ialah padi yang tidak ada sawahnya masyarakat sekitar menyebutnya dengan padi ladang, padi yang hanya tumbuh di tanah kering sama seperti berladang sayuran setelah posko harimau campo ada posko Rindu Alam jaraknya sekitar 3 sampai 4 jam perjalanan dengan jalan dan jalur yang cukup santai, setelah posko Rindu Alam ada posko Bumi Sarasah yang jarak tempuhnya sekitar 4 sampai 5 dengan jalur yang wisatawan lalui panjang dan landai, disini banyak di jumpai tanaman seperti pisang karang, paku, serta hutan lumut, dan hewan yang di jumpai ialah pacet,dari bumi sarasah menuju posko selanjutnya yaitu posko paninjauan memakan waktu lebih kurang 4 jam, disini di jumpai jalan yang agak mulai sedikit terjal, dan disini juga banyak di tumbuhi tanaman paku-paku, dan cantigi, sipohon mungil yang selalu melindungi pendaki, setelah posko paninjauan ini posko selanjutnya sampailah wisatawan di posko terakhir yang bernama Camp Rajawali yang berada di ketinggian kurang lebih 2500 Meter Diatas Permukaan Laut, di Camp Rajawali terdapat satu padang yang bernama Padang Sirayana, yang  menurut kepercayaan masyarakat sekitar ketika sampai di Padang Sirayana ini wisatawan wajib mengucap (salam), disini jalurnya sudah tidak tanah lagi, melainkan sudah bebatuan cadas yang agak sedikit berbahaya jika wisatawan tidak hati-hati, dari Padang Sirayana menuju puncak, wisatawan disuguhi dengan beberapa talago yakni Talago Biru, Talago Buluah Parindu, Talago Cindua Mato, Talago Lumuik, Talago Mandeh Rubiah, Talago Puti Bungsu, Talago Putih Sangka Bulan, Talago Rajo Dewa, Talago Satwa, Talago Siuntuang Sudah, Talago Tapian Puti Mambang Surau, Talago Tapian Sutan Bagindo, dan Gunung Talamau juga memiliki air terjun dengan ketinggian lebih dari 100meter yang bernama air terjun Puti Lenggo Geni demikian itu beberapa gambaran tentang Gunung Talamau, bagi jiwa petualang tangguh bisa menjadi list liburan kamu selanjutnya

1 comment:

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang