Pesiar ke Nagari Pariangan Desa Terindah di Dunia



Oleh: 

Siti Juhaira Fitri

 

Libur akhir pekan atau weekend merupakan hari yang paling ditunggu setelah penat beraktivitas selama lima hari. Ya, kita pasti merencakan liburan serta menikmati waktu luang itu untuk  bersenang-senang agar terhindar dari stress dan siap kembali menjalani aktivitas hari esok seperti biasanya. Salah satunya yang dapat kamu lakukan adalah dengan melakukan Pesiar ke Nagari Pariangan Desa Terindah di Dunia yang berada di provinsi Sumatera Barat. Kamu tak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri melihat desa-desa yang indah di Eropa, di Indonesia pun juga ada yaitu di Sumatera Barat.




Sumatera Barat memang terkenal dengan objek wisata-wisatanya, karena alam yang terbentang sangatlah unik dan indah. Tidak hanya itu, Sumatera Barat juga memiliki kekayaan adat, budaya dan masyarakat. Ya, Nagari Pariangan ini merupakan nagari tuo atau desa tertua di Minangkabau yang berlokasi di lereng Gunung Marapi. Masyarakat percaya bahwa asal usul nenek moyang mereka berasal dari sana. Seperti dalam kata-kata dalam Tambo, “Di mano disalai palito, di baliak telong nan batali, dari mano asa ninik kito, dari puncak gunuang Marapi, turun ka Pariangan Padang Panjang, di langgundi nan baselo, sinan sirangkak nan badangkang, sinan buayo putiah kuduak” (“ Di mana dinyalakan pelita, di balik tenglong yang bertali, dari mana asal nenek kita, dari puncak gunung Marapi. Turun ke Pariangan Padang Panjang di Langgundi yang bersila, di sana kepiting yang berdengking, di sana buaya putih kuduk”)

Nagari Pariangan ini berada di kabupaten Tanah Datar, provinsi Sumatera Barat. Sekitar 35 km arah tenggara dari kota Bukittinggi dan berjarak sekitar 15 km dari kota Batusangkar. Pada tahun 2012, Nagari Pariangan ini termasuk dalam daftar lima desa terindah di dunia versi Budget Travel disandingkan dengan empat desa lainnya di dunia yaitu Desa Wengen di Swiss, Eze di Prancis, Niagara on the Lake di Kanada, dan Cesky Krumlov di Ceko. 

Pengunjung yang datang ke Nagari Pariangan bukan hanya wisatawan lokal tetapi juga dari wisatawan mancangeara. Pada tahun 2018 kemaren, tempat ini juga pernah di kunjungi oleh Bapak Presiden Indonesia Jokowi dan juga oleh artis Indonesia seperti Denny Sumargo dalam acara My Trip My Adventure serta presenter terkenal Najwa Shihab juga pernah mengunjungi Nagari Pariangan ini. Hal ini semakin membuat penasaran wisatawan untuk mengunjunginya dan rasakan keindahan alam yang asri di Nagari Pariangan ini.

 

Awal memasuki gerbang di desa Pariangan ini, pemandangan alam yang hijau akan menyejukkan mata. Kamu akan menikmati panorama sawah, perkebunan jagung dan tanaman lainnya yang menjadi obat stress dari hiruk pikuk ibu kota dan beserta beban pikiran yang ada dengan suasana pedesaan yang udara sejuk, asri dan tenang serta indah. 

Di Nagari Pariangan ini ada beberapa pesona keindahan yang akan kamu temui berkunjung ke desa terindah di dunia ini.

1. Masjid Ishlah

Masjid ini menjadi salah satu masjid tertua di ranah minang. Memiliki bangunan yang arsitektur tinggi. Masyarakat setempat meyakini bahwa arsitektur masjid mengadopsi gaya arsitektur Dongson yang banyak di jumpai di Tibet.


2. Cagar Budaya

Yaitu terdapat Prasasti Pariangan, berupa batu yang berukuran 2,6 m dan tinggi 1,6 m yang diberi pagar besi dan atap bagonjong yang bertulisan Sanskerta yang konon katanya ditulis oleh Raja Pagaruyung Adityawarman.


3. Rumah Gadang

Terdapat Rumah Gadang yang sudah berusia ratusan tahun, meskipun sudah tua tetapi masih terlihat kokoh karena memilki seni arsitektur yang tinggi dengan motif-motif khas minang. Hampir seluruh masyarakat disana memilki rumah gadang sebagai tempat tinggal.


4. Pemandian Air Panas

Disini juga terdapat pemandian air panas yang sering disebut “tapian mandi”. Letaknya tidak jauh dari Masjid Ishlah, sampai sekarang tempat pemandian air panas ini masih digunakan oleh masyarakat setempat tentunya bak pemandian dipisah antara pria dan wanita.


5. Kuburan Panjang

Kuburan ini memiliki panjang 25 meter. Terletak tidak jauh dari gerbang masuk desa. Kuburan itu adalah makam Datuk Tantejo Gurhano yang merupakan arsitek rumah gadang Minangkabau. Uniknya, makam ini selalu berubah panjang dan lebarnya setiap di ukur.


Berjalan-jalan ke desa terindah ini tidak afdhol rasaya kalau tidak menikmati kopi Kawa Daun ditemani pemandangan luar biasa indahnya Nagari Pariangan. Dengan menggunakan motor kamu bisa berkeliling melewati hamparan-hamparan hijaunya persawahan disana. Merasakan pendakian yang sejuk di lereng Gunung Marapi dengan alam yang keren. Hal ini membuat mu betah berlama-lama disana. Melihat keaslian bentuk desa yang mencerminkan kehidupan sosial Minangkabau seperti Balairuang, masjid, Rumah Gadang, dan lumbung padi yang menjadi unsur pokok sosial orang Minangkabau.

Jika kamu berkunjung ke Sumatera Barat, jangan lewatkan wisata Desa Terindah di Dunia ini.  Rugi rasaya kalau belum pernah berkunjung ke Nagari Pariangan yang merupakan tempat asal usul nenek moyang orang Minangkabau. Hanya membutuhkan 3 jam saja dari kota Padang dan bisa menggunakan bus, mobil pribadi apalagi menggunakan motor. 

Nikmati pesiar mu ke Nagari Pariangan Desa Terindah di Dunia..!

   * Mahasiswa Sastra Minangkabau Universitas Andalas

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang