Lembaga Pengabdian Masyarakat UNP. Adakan Latihan Di PKM Agam


PKM usaha dendeng Rinuak di KUB Dapur 21 Kenagarian Lubuk Basung adakan pelatihan penyusunan harga pokok produksi dengan metode job order costing dan Inovasi produk makanan. Lubuk Basung, (22/9/2020)  

Pandemi corona atau covid-19 yang melanda seluruh penjuru dunia juga berimbas ke Indonesia  yang memiliki dampak multi efek. Gairah perekonomian yang dulunya sangat luarbiasa, sekarang seiring dengan waktu mulai meredup. Masyarakat mulai gelisah karena tidak mampu memproduksi sesuai  dengan kapasitas produksi yang seharusnya mereka lakukan, di masa sekarang ini konsumen jauh berkurang, masyarakat lebih memilih untuk diam di rumah serta mencukupi kebutuhan konsumsi sehari-hari secara mandiri. Apalagi di tenggah kondisi pandemik, lowongan kerja juga hampir tidak tersedia, hal ini menyebabkan rumah tangga-rumah tangga melakukan penghematan ketat dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut tentunya akan memiliki dampak yang komrehensif yang dapat melumpuhkan sendi-sendi ekonomi, sosial kemasyarakatan serta norma-norma yang ada, yang akan merugikan masa depan generasi bangsa.

Oleh karena itu Universitas Negeri Padang sebagai salah satu lembaga pendidikan yang bertanggung jawab untuk keberlangsungan generasi muda,  masa depan anak bangsa ingin  berperan serta mencerdaskan anak bangsa dari keterpurukan ini, maka tim pengabdian masyarakat dari Universitas Negeri Padang yang diketuai oleh Halmawati, SE, M. Si  dengan anggota tim Dra. Al Rafni, M. Si, Lucy Fridayati. Sedangkan yang bertindak sebagai nara sumber yakni Nurzi sebrina, M. Sc dan Weni Nelmira, M. Pd. T yang telah melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masayarakat (PKM) dengan memberikan pelatihan dengan judul  “PKM Usaha Dendeng Rinuak di KUB Dapur 21 Kenagarian Lubuk Basung. Melalui Pelatihan Penyusunan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Job Order Costing  dan Inovasi Produk Makanan”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 September 2020, yang dihadiri serta di buka oleh Wali Nagari Persiapan Surabayo, Indranova Datuk  Panduko Basa serta 20 orang peserta pelatihan yang berasal dari pelaku usaha yang bergabung dalam UMKM Dapur 21, maupun UMKM lainnya.  

Kegiatan berlangsung secara tertib dengan menerapkan protokol covid-19, dengan pengunaan masker dan face shield  secara merata yang dibagikan kepada seluruh peserta serta tim PKM .

Pelatihan ini disambut antusias oleh peserta,  karena masyarakat selama ini masih kurang sekali dalam mendapatkan pengetahuan terkait aktifitas bisnis kuliner yang digelutinya, baik dalam pengelolaan keuangan, penghitungan harga pokok produksi yang tepat serta pelatihan dalam inovasi produk berbahan dasar rinuak yang merupakan salah satu produk lokal dari Kabupaten Agam yang selama ini belum terlalu bergema seantero Sumatra Barat.

Diharapkan dari kegiatan ini dapat membuka cakrawala serta mampu menyumbangankan serta menaikkan pendapatan masyarakat secara signifikan terutama pada pelaku usaha UMKM Dapur 21 dan UMKM lainnya di Lubuk Basung sehingga kegairahan ekonomi masyarakat kembali seperti sediakala. (Halmawati/Zul Abrar)

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang