Ditegur Satpam, Malah Mamak Dan Mamak Menantang Hingga Berujung Perkelahian Maut


 www.jurnalissumbar.id 

Kepolisian Resor Polresta Padang mengungkapkan pemicu pembunuhan di kawasan Perumahan The Green Mutiara Rimbo Data Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Selasa (8/9/2020) lalu, sekitar pukul 02.00 WIB.

Pembunuhan itu dilakukan terhadap korban inisial A (55) dan AJ (38), berstatus mamak dan kemenakan yang tewas ditangan oknum Satpam inisial A (40) yang bertugas di kawasan terjadi pembunuhan.

Kapolresta Padang AKPBP Imran Amir mengungkapkan, perkelahian yang berujung kematian berawal dari cekcok antara pelaku dengan salah seorang korban pada bulan Februari 2020 lalu. Keributan itu karena persoalan berenang di lingkungan perumahan.

"Namun ketika itu, telah berhasil didamaikan dan persoalan dianggap selesai. Setelah berdamai, cekcok antara kedua belah pihak kembali berlanjut di kawasan di TKP pembunuhan," terang Imran.

Usai menusuk kedua korban dengan pisau miliknya, kata dia, pelaku kemudian melarikan diri ke Bukittinggi. Tapi akhirnya menyerahkan diri, sementara barang bukti ditemukan di Bukittinggi.

"Pelaku sendiri merupakan residivis dalam kasus perampokan ketika ia berada di Jakarta. Aksi perampokan, ketika itu pelaku terlibat dengan sebuah geng bernama kapak merah," ungkapnya.

Sementara diketahui, pelaku merupakan warga Jalan Binuang, RT 001 RW 002, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh Kota Padang tersebut diamankan di daerah Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, sekitar pukul 08.00 WIB.

Sedangkan dua korban yang berstatus paman dan keponakan adalah warga Rimbo Data, RT 003 RW 001, Kelurahan, Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan dinyatakan tewas di tempat setelah mendapatkan beberapa luka tusukan di bagian dada dan punggung.

Membri#

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang