APA YANG ADA DI BALIK 10 HARI PERTAMA BULAN DZULHIJJAH ?



*_A. Dalil Rujukannya :_*

Pendapat *_Rajih (kuat)_* yang  menyatakan bahwa  10 hari pertama pada bulan Dzulhijjah adalah pendapat dari Jabir RA yang menyatakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda sbb :

إن العشر عشر الأضحى، والوتر يوم عرفة، والشفع يوم النحر

*Sesungguhnya yang dimaksud dengan 10 itu adalah _10 bulan Al Adh-ha (bulan Dzulhijjah)_ , dan yang dimaksud dengan “ganjil” adalah _hari Arafah_, dan yang dimaksud dengan “genap” adalah _hari raya Idul Adh-ha_*. (HR. Ahmad, An-Nasaa’i, hadits ini dinilai shahih oleh Al-Haakim dan penilaiannya disepakati oleh Adz-Dzahabi)

*_B. Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah :_*

*1. Lebih Baik Dari Jihad Fisabillah :*

Rasulullah SAW Bersabda Sbb :

ما من أيام العمل الصالح فيهن أحب إلى الله من هذه الأيام العشر. قالوا ولا الجهاد في سبيل الله؟ قال: ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله ولم يرجع من ذالك بشيء. (رواه البخاري)

*Tidak ada hari yang amal shalih lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari yang sepuluh ini (10 awal Dzulhijjah). Para sahabat bertanya : Apakah lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah ?. Beliau bersabda : “Iya. Lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan harta dan jiwa raganya kemudian dia tidak pernah kembali lagi (mati syahid)*(HR. Al Bukhari)

Selanjutny Ibnu Rajab Al Hanbaly berkata :

وإذا كان أحب إلى الله فهو أفضل عنده

*Apabila sesuatu itu lebih dicintai oleh Allah, maka sesuatu tersebut lebih afdhal di sisi-Nya*

*2. Islam Disempurnakan Oleh Allah SWT Pada  Bulan Dzulhijjah :*

Allah SWT Berfirman Sbb :

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

*Pada hari ini telah Aku sempurnakan bagi kalian agama kalian, dan telah Aku sempurnakan nikmat-Ku atas kalian, dan Aku telah meridhai Islam itu agama bagi kalian* (Qs. Al Maidah Ayat : 3)

*3. Puasa Arafah Adalah Di Antara Kekhususan Umat Islam :*

Dalam bulan Dzulhijjah ada sebuah hari yang sangat agung, yaitu hari Arafah. Pada hari tersebut disunnahkan bagi yang tidak sedang melaksanakan haji untuk melakukan puasa. Puasa Arafah dapat menggugurkan dosa-dosa selama dua tahun. Pahala puasa Arafah (9 Dzulhijjah) lebih afdhal daripada pahala puasa Asyura (10 Al Muharram).

Rasulullaah SAW Bersabda Sbb :

صوم عاشوراء يكفر السنة الماضية وصوم عرفة يكفر السنتين الماضية والمستقبلة (رواه النسائي)

*Puasa Asyura dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu, dan puasa Arafah itu dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, setahun yang lalu dan setahun yang akan datang* (HR. An Nasaa’i)

*4.Darah-Darah Hewan Kurban Ditumpahkan Terbanyak Di Bulan Dzulhijjah :*

Rasulullah SAW  Bersabda Sbb :

أفضل الحج العج والثج

*Sebaik-baik pelaksanaan haji adalah yang paling banyak bertalbiyah dan yang paling banyak berhadyu (menyembelih hewan sebagai hadiah untuk fuqara’ Makkah)* (HR. Abu Ya’la, An Nasaa’i, Al Haakim, dan Al Baihaqi. Syaikh Al Albaani menilai hadits ini hasan)

*5. Dzulhijjah Adalah Bulan Nuktamar Umat Islam Tingkat Dunia :*

Di hari Arafah, umat Islam yang datang dari seluruh penjuru dunia untuk melaksanakan haji berkumpul di padang Arafah, demi melakukan prosesi puncak pelaksanaan manasik haji, yaitu wukuf di Arafah.

Rasulullaah SAW  Bersabda Sbb :

الحج عرفة (رواه الجماعة)

*Haji itu (wukuf –pen) di Arafah*  (HR. Al Jama’ah)

*6. Saat Afdhal Untuk Berdzikir :*

Allah SWT Berfirman Sbb :

ليشهدوا منافع لهم ويذكروا اسم الله في أيام معلومات

*Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan…* (QS. Al Hajj Ayat : 28)

Selanjutnya,  Ibnu ‘Abbas Radhiyallaahu ‘Anhuma berkata : *Hari-hari yang telah ditentukan adalah 10 hari pertama bulan Dzulhijjah*

Berdzikir yang lebih diutamakan di hari-hari yang sepuluh ini adalah memperbanyak takbir, tahlil dan tahmid.

Hal tersebut mengacu pada sabda  Rasulullaah SAW di bawah ini :

فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد

*Maka perbanyaklah di hari-hari tersebut dengan tahlil, takbir, dan tahmid*  (HR. Ahmad, Shahih)

*7. Melaksanakan Ibadah Puasa :*

Berpuasa termasuk amal shalih yang sangat disukai oleh Allah SWT. Di samping anjuran melakukan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, maka disukai juga untuk memperbanyak puasa di hari-hari sebelumnya (dari tanggal 1 sampai dengan 8 Dzulhijjah) berdasarkan keumuman nash-nash hadits tentang keutamaan berpuasa.

Hal tersebut mengacu pada sabda Rasulullah SAW di vawah ini :

والذي نفسي بيده لخلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك

*Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa itu lebih wangi di sisi Allah daripada wangi minyak kasturi* (Muttafaqun ‘alaih)

*8. Melakukan Tilawah Al Qur’an :*

Rasulullaah SAW  Bersabda Sbb :

القرآن أفضل الذكر

*Al Qur’an adalah sebaik-baik dzikir* (HR. Ibnu Khuzaimah, Shahih)

Adalah hal yang sangat baik jika dalam waktu 10 hari tersebut, kita dapat mengkhatamkan bacaan Al Qur’an dengan membaca 3 juz setiap harinya. Hal ini sebenarnya mudah untuk dilakukan, yaitu dengan memanfaatkan waktu sebelum dan sesudah shalat fardhu. Dengan membaca 3 lembar sebelum shalat dan 3 lembar sesudah shalat, insya Allah dalam 10 hari kita mampu mengkhatamkan Al Qur’an. *Intinya adalah mujaahadah* (bersungguh-sungguh).

*9. Melakukan Sedekah :*

Di antara yang menunjukkan keutamaan bersedekah adalah cita-cita seorang yang sudah melihat ajalnya di depan mata, bahwa jika ajalnya ditangguhkan sebentar saja, maka kesempatan itu akan digunakan untuk bersedekah.

Allah SWT  menceritakan saat-saat seseorang menjelang ajalnya melalui firmanNya di bawah ini :

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

*Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkanku sampai waktu yang dekat, sehingga aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih*  (QS. Al Munaafiquun Ayat : 10)

*10. Melakukan Ibadah Kurban :*

Sebagaimana Allah SWT  berfirman dalam ayat betikut ini :

فصل لربك وانحر

*Maka shalatlah kamu untuk Tuhanmu dan berkurbanlah* (QS. Al Kautsar Ayat : 2)

Kurban adalah ibadah yang disyari’atkan setahun sekali dan dilaksanakan di bulan Dzulhijjah.

Demikian juga, Rasulullaah SAW  bersabda sbb :

من صلى صلاتنا، ونسك نسكنا، فقد أصاب النسك. ومن نسك قبل الصلاة فلا نسك له

*Barangsiapa yang shalat seperti kita shalat, dan berkurban seperti kita berkurban, maka sungguh dia telah mengerjakan kurban dengan benar. Dan barangsiapa yang menyembelih kurbannya sebelum shalat ‘Idul Adh-ha, maka kurbannya tidak sah*  (HR. Al Bukhari)

*11. Melaksanakan Ibadah Haji :*

Allah SWT berfirnan dalam sebuah ayat Sbb :

الحج أشهر معلومات

*Haji itu pada bulan-bulan yang tertentu*  (QS. Al Baqarah Ayat : 197)

Yang dimaksudkan dengan haji dalam ayat di atas adalah ihram untuk haji bisa dilaksanakan dalam bulan-bulan yang sudah ditentukan, yaitu: *Syawwal, Dzulqa’dah dan Dzulhijjah*.  Selain bulan-bulan tersebut, maka ihram seseorang untuk haji tidak sah.

Bahkan hampir sebagian semua prosesi manasik haji dilakukan pada bulan Dzulhijjah.

*_C. Doa Yang Senantiasa Kita Panjatkan Adalah :_*

Semoga Allah SWT senantiasa  melimbahkan kekuatan dan taufiq-Nya agar kita bisa mengisi sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah dengan amal-amal shalih, dan diterima oleh Allah sebagai pemberat timbangan kebaikan kita di yaumil hisaab kelak, aamiin YRA

*رَبِّ أَعِنِّي وَلَا تُعِنْ عَلَيَّ، وَانْصُرْنِي وَلَا تَنْصُرْ عَلَيَّ، وَامْكُرْ لِي وَلَا تَمْكُرْ عَلَيَّ، وَاهْدِنِي وَيَسِّرْ هُدَايَ إِلَيَّ، وَانْصُرْنِي عَلَى مَنْ بَغَى عَلَيَّ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي لَكَ شَاكِرًا، لَكَ ذَاكِرًا، لَكَ رَاهِبًا، لَكَ مِطْوَاعًا إِلَيْكَ، مُخْبِتًا، أَوْ مُنِيبًا، رَبِّ تَقَبَّلْ تَوْبَتِي، وَاغْسِلْ حَوْبَتِي، وَأَجِبْ دَعْوَتِي، وَثَبِّتْ حُجَّتِي، وَاهْدِ قَلْبِي، وَسَدِّدْ لِسَانِي، وَاسْلُلْ سَخِيمَةَ قَلْبِي*

Robbi a’inni walaa tu’in ‘alayya, wanshurnii walaa tanshur ‘alayya, wamkur lii walaa tamkur ‘alayya,

wahdinii wa yassir hudaaya ilayya, wanshurnii ‘alaa man baghoo ‘alayya,

allaahummaj’alnii laka syaakiron, laka dzaakiron, laka roohiban, laka muthii’an ilaika, mukhbitan, au muniiban,

robbi taqobbal taubatii, waghsil haubatii, wa ajib da’watii, wa tsabbit hujjatii, wahdi qolbii, wa saddid lisanii, waslul sakhiimata qolbii

*Wahai Rabbku bantulah aku dan janganlah Engkau bantu untuk memberatkanku, tolonglah aku dan janganlah Engkau menolong untuk memusuhiku, dan lakukanlah tipu daya untuk (menyelamatkan)ku dan janganlah Engkau membuat tipu daya untuk mencelakakanku,*

*tunjukkanlah aku dan mudahkanlah petunjukku itu kepadaku, dan tolonglah aku untuk mengalahkan orang yang berbuat lalim kepadaku.*

*Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bersyukur, berdzikir, takut, dan taat kepada-Mu, dan jadikanlah orang yang tunduk atau bertaubat.*

*Wahai Rabbku, terimalah taubatku, hilangkanlah kegelisahanku/bersihkanlah dosaku, kabulkanlah doaku, teguhkanlah hujjahku, tunjukkanlah hatiku, luruskanlah lisanku, dan cabutlah kedengkian hatiku*  (HR. Abu Dawud No. 1510)

Washallallaahu ‘ala nabiyyinaa Muhammad, walhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang