Mahyeldi 'Pintar' Mencari Pasangan?

Oleh : Novri Investigasi

Pilgub Sumbar, tetap akan bergulir 9 Desember 2020. Meski, tertunda akibat virus corona tak mengurangi semangat Cagub dan Cawagub dalam melakukan sosialisasi dan pencitraan. Bahkan, memanfaatkan momen virus covid19 mendekatkan diri kepada masyarakat 'berbungkus' bantuan Sembako

Meski, pasangan Nasrul Abit - Indra Catri sudah dipastikan maju dari Partai Gerinda tanpa koalisi dengan partai lain,  namun kalah cepat dengan Mahyeldi. Pasangan Nasrul Abit - Indra Catri mencuat kepermukaan baru beberapa bulan belakangan ini. Sementara, Mahyeldi baru saja dilantik menjadi Walikota Padang priode kedua, ia sudah mulai bergerak mencari pasangan untuk Pilgub Sumbar.

Terlepas viralnya video, saat debat terbuka Pilkada Kota Padang, akan tetap menjadi walikota sampai 2024, tak mengurangi niat Mahyeldi untuk bertarung pada Pilgub Sumbar. Alasan keinginan rakyat dan amanah partai Mahyeldi melangkah pasti  menyiapkan diri untuk merebut kursi orang nomor satu Sumbar. Gerak cepat mencari pasangan dilakukan usai pelantikan menjadi Walikota Padang.

Pengakuan Audy Jonaidi yang disebut sebut menjadi calon kuat pendamping Mahyeldi, ia sudah ditawarkan Mahyeldi pertengahan 2019 lalu. Pengusaha milineal asal Solok, saat itu belum dikenal warga Sumbar. Ini membuktikan pasangan Mahyeldi - Audy Jonaidi sudah lama dijodohkan dibandingkan pasangan Nasrul Abit - Indra Catri. Meski, pasangan Mahyeldi - Audy Jonaidi belum dideklarasikan.

Penulis menilai Mahyeldi cerdas dalam mencari pasangan. Ia menyadari popularitas belum menjadi jaminan untuk bertarung pada Pilgub 2020. Biaya besar mencapai puluhan miliyar untuk berkompetisi, harus disiapkan demi mencapai tujuan. Makanya, Mahyeldi bergerak cepat mencari pasangan yang bisa mendukung finansial untuk bertarung pada Pilgub 2020.

Cara cerdas Mahyeldi, bukan dilakukan pada Pilgub 2020 ini. Pilkada Kota Padang 2019 lalu, Mahyeldi juga mencari pasangan yang bisa mendukungnya secara finansial. Bahkan, saat dipasangkan dengan Hendri Septa 'mahar' puluhan miliyar dan 'Anak Papi' menjadi senjata lawan politik untuk menjatuhkan popularitas Mahyeldi. Namun, Mahyeldi dan pasangan Hendri Septa sukses memenangkan Pilkada 2019 mengalahkan pasangan Emzalmi - Desri Ayunda.

Pilgub 2020, Mahyeldi kembali sukses mencari pasangan. Pengusaha milinial Audy Jonaidi menjadi pilihan. Jika pasangan ini ikut bertarung pada Pilgub 2020, sejarah kembali terulang. Pilkada Kota Padang 2014, koalisi PKS dan PPP sukses menghantarkan Mahyeldi dan Emzalmi menjadi walikota dan wakil walikota. Meski, akhirnya mereka pecah kongsi ditengah jalan dan Emzalmi  menantang Mahyeldi pada Pilkada 2019.

Pilgub 2020, apakah koalisi PKS dan PPP bisa meraih sukses. Melihat hasil survei  pasangan ini, punya peluang besar untuk memenangkan pertarungan. Apalagi, Audy Jonaidi pengusaha muda popularitas dan elekbilitasnya meningkat tajam. Bahkan, jika Audi Jonaidi ikut bertarung menjadi orang nomor satu,  peluangnya juga terbuka lebar. Cara Audy Jonaidi dalam meningkatkan popularitas sangat cerdas.

Harapan penulis, jika Mahyeldi dan Audy Jonaidi bisa memenangkan Pilgub 2020 nanti, mereka tetap seiring sejalan sampai akhir jabatan. Bahkan, pengabdian mereka juga berlanjut pada Pilkada 2025 nanti sebagai pasangan abadi, bukan sebagai lawan dalam kompetisi. Sehingga,  sejarah Pilkada Kota Padang 2014 dan 2019 tak terulang. Semoga

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang