Memanfaatkan Kecanggihan Teknologi di Saat Masa Pandemi Sekarang Ini

Oleh:Maurina Khairunissa Yusri dari Fakultas Ilmu Budaya jurusan Sastra Daerah Minangkabau Universitas Andalas

Wabah pandemic Corona (covid-19) yang kian hari makin bertambah di seluruh dunia saat sekarang ini menimbulkan banyak kepanikan bagi seluruh umat manusia di muka bumi. Salah  satunya juga termasuk di dunia pendidikan. Pandemic ini makin meluas sehingga mengakibatkan pendidikan yang biasanya berjalan dengan cara yang normal seperti bertatap muka secara langsung mengalami kendala. Pendidikan tidak lagi dapat dilakukan dengan cara tersebut karena hal ini akan mempermudah virus yang sedang berkembang ini menyebar dengan sangat cepat. Oleh sebab itu semua guru, dosen, tenaga pendidik hingga para pelajar harus dirumahkan dan tetap harus melaksanakan proses belajar mengajar, proses belajar mengajar di rumah ini dilaksanakan dari mulai sekolah dasar hingga jenjang perkuliahan.
Proses belajar mengajar di rumah ini tentu memiliki cara beragam, bagi siswa-siswa yang duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dapat melakukan proses belajar mengajar melalui siaran televisi yang di tayangkan di TVRI. Proses belajar mengajar dari rumah melalui TVRI ini tentu memiliki jadwal yang telah ditentukan, yakni pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Hal ini tentu bukannya tidak memiliki kendala sama sekali, banyaknya orang tua yang mengeluhkan kendala seperti keluarga mereka yang tidak memiliki pesawat TV dirumah dan ada juga orang tua yang mengeluhkan jika pesawat TV nya belum mendapatkan jangkauan siaran program tersebut. Sebenarnya tidak hanya dengan TV saja siswa dapat belajar, karena program TV tersebut dapat dijangkau dengan cara menonton streaming dengan internet melalui laptop atau gadget lainnya seperti smartphone. Tetapi hal ini tentu harus menggunakan kuota atau wifi agar dapat menjangkau internet.
Tentu proses belajar di rumah ini juga dilaksanakan oleh mahasiswa-mahasiswa yang duduk di bangku perkuliahan, tetapi memiliki cara belajar yang berbeda dengan jenjang SD, SMP, dan SMA. Di dunia perkuliahan tentu mahasiswa memiliki cara masing-masing dengan dosen mereka yang telah mereka sepakati bersama, ini tentu berbeda-beda tiap dosennya. Tentu bagi dosen dan mahasiswa yang telah terbiasa melaksanakan kuliah daring tidak lagi menjadi persoalan yang cukup rumit bagi mereka disaat sekarang ini, dosen hanya tinggal menambahkan porsi pertemuan daringnya. Tetapi tidak dengan institusi maupun individu yang tidak pernah melakukan perkuliahan daring ini, hal ini juga menimbulkan kebingungan bagi dosen maupun mahasiswanya. Tetapi hal ini tidak akan berlangsung lama, mahasiswa dan dosen pun akan terbiasa dengan perkuliahan daring ini jika dapat dilakukan dengan baik.
Di saat seperti sekarang ini kecanggihan tekonologi tentu sangat membantu sekali bagi kita semua, tidak hanya dunia pendidikan yang memindahkan proses belajar mengajar ke rumah, bahkan para pekerja pun melanjutkan pekerjaan mereka di rumah. Ini disebut dengan WFH (work from home) hal ini telah dilakukan semenjak bulan april yang lalu. Tentu peran internet dan gadget sangat penting disini, hal ini dapat memudahkan pekerjaan mereka dan merekapun dapat menyelesaikan pekerjaan tanpa harus bertemu dan berhadapan langsung. Di zaman sekarang ini pun pertemuan juga dapat dilakukan dengan cara video call dengan menggunakan aplikasi, bahkan tidak hanya berdua orang saja tetapi juga dapat dilakukan secara beramai-ramai sehingga para pelaku WFH ini pun dapat membicarakan pekerjaan mereka bersama-sama tanpa harus bertemu langsung. Cara ini juga diterapkan oleh mahasiswa dan dosennya agar dapat berdiskusi bersama disaat jam perkuliahan pada masa pandemic ini. Bahkan juga dapat melakukan presentasi, walaupun tidak sedang berada di dalam kelas seperti biasa dengan menggunakan proyektor.
Teknologi ini juga sangat berperan penting bagi kita untuk tetap menjaga silahturahmi di antara umat manusia di muka bumi ini, karena diberlakukannya social distancing atau pembatasan interaksi mengakibatkan orang-orang menjadi lebih jarang bersosialisasi secara langsung. Kini orang-orang pun menghabiskan waktu penuh dengan hanya berdiam diri dirumah dan melakukan hal-hal mereka dirumah. Tetapi dengan kecanggihan teknologi ini mereka akan tetap bisa berkomunikasi satu sama lain walaupun tidak dapat bertemu secara langsung,
[4/5 22:29] Falsanar Piliang: mereka masih dapat saling bertatap muka di layar gadget mereka masing-masing. Hal ini tentu dapat mengurangi rasa rindu kepada teman maupun sanak saudara yang jauh dan tidak dapat dikunjungi. Bahkan dengan layanan panggilan video yang telah disediakan disaat sekarang ini orang-orang pun juga dapat berkonsultasi dan melakukan kunjungan virtual dengan dokter atau tenaga medis melalui panggilan video saja agar dapat menghindari kunjungan langsung ke rumah sakit.
Bahkan teknologi di saat sekarang ini juga berperan penting bagi kelangsungan hidup masyarakat, dengan teknologi ini masyarakat yang tidak dapat keluar rumah untuk membeli kebutuhan sehari-hari dapat melakukannya dengan menggunakan ojek online. Dengan hal ini masyarakat yang bekerja sebagai ojek online pun dapat terbantu dan juga masih mendapatkan penghasilan walaupun harus melewati banyak rintangan. Teknologi juga berperan sebagai alat hiburan bagi kita semua, seperti penggunaan media social yang dapat membantu menghilangkan bosan kita selama dirumah karna dapat melihat hal-hal lucu dan sebagainya. Media social juga merupakan sumber informasi yang sangat efektif dan cepat, walau begitu kita tetap harus dapat menyaring informasi dengan baik, benar dan berfikri kritis dalam menerima suatu berita. Semoga kondisi ini lekas membaik dan kita dapat melakukan aktivitas seperti biasa lagi, karena bagaimanapun canggihnya teknologi untuk mempermudah keadaan di saat sekarang ini tetap saja kita perlu memerlukan internet agar dapat mengakses apapun.

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang