Sifrowati Yulianto Bagikan AntiSeptan Kepada Masyarakat Secara Gratis

www.Jurnalis Sumbar.id

Ditengah mahalnya antiseptan atau antikuman untuk membunuh kuman corona yang lagi mewabah ke seluruh pelosok negeri, Ketua TP.PKK Pasbar. Ny Sifrowati Yulianto mencoba melahirkan ide untuk membuat antiseptan atau anti kuman alami tanpa mengandung alkohol aktif

Dengan mengerahkan para relawan relawan yang bersedia untuk membuat anti septan atau  anti kuman  ditengah kebutuhan warga masyarakat Pasaman Barat akan  anti septic untuk alat pengamanan diri dari.ancaman virus covid19 semakin hari semakin menggila 


Dikatakan Sifrowati, dengan   berbahan 
Serai Wangi dan Sirih Merah para relawan kami mampu mengolahnya menjadi anti septic atau kuman dalam waktu 17 jam dengan kapasitas 84liter. 

Dengan Anti septic yang murah didapat kami mampu mengolah dari Serai Wangi dan Sirih Merah di rebus dengan Air mendidih sebanyak 64 Liter, guna sebagai alat pencuci tangan sebagai pengganti Alkohol dan Zat-Zat Kimia berbahaya. "Ujarnya

Ide inspirarif bermula dari  Eni Muliani sebagai penerima Anti Septik  Pertama mengatakan, awal mulanya ia dipesankan oleh salah seorang anaknya agar membelikan Alkohol Dan detol di Apotik yang biasa digunakan sebagai alat pembersih dan pencuci tangan guna untuk mengantisifasi Covid-19, namun ia tidak mendapatkan Alkohol itu diapotik yang ditemuinya,  dan hanya mendapatkan Detol Saja


"Dalam waktu bersamaan salah seorang Tim relawan Sifrowati,  Liza Safitri pembuatan Anti Septik Secara alami itu, tanpa diduga mengirim berupa rekaman Video pembuatan Anti Septik kepadanya, hingga ia merasa tertarik hingga datang menghampirinya ke gudang yang ada di Sukamenanti, karena ingin mencoba dan mendapatkan Anti septik buatan dari ide Ketua Tp.PKK Pasbar Ny Sifrowati itu.

Ia juga berharap dengan adanya hasil karya pembuatan Anti Septik Secara alami ini semoga dapat membatu masyarakat banyak, guna sebagai pengganti Alkohol dan Zat-Zat Kimia lainnya dalam mengantisifasi Covid-19 dan semoga dengan adanya contoh pembuatan ini kita berharap semoga masyarakat Pasaman Barat bisa ikut serta membuatnya sendiri dirumah masing-masing. 

Sementara itu Ketua TP.PKK Ny Sifrowati setelah pemberian Anti Septik Kepada Eni Muliani mengatakan, Semoga dengan pemberian Anti septik yang dibuat Oleh bersama dengan Tim Relawan Peduli Covid-19 semoga dapat bermanpaat bagi seluruh masyarakat banyak dan juga dapat membantu bagi kalangan yang tak mampu untuk mendapatkan Alkohol dan Detol sebagai alat pencuci tangan pada biasanya. 

Ia juga mengatakan dengan adanya pembuatan Anti Septik ini, nantinya kita juga akan bagikan kepada kalangan masyarakat yang ingin mencobanya, dan kita juga akan meletalkannya diberbagai tempat Pelayanan, seperti Di Posko antisifasi Covid-19 yang terletak disetiap perbatasan yang ada.

"Pembuatan Anti Septik ini juga sangat praktis dan mudah untuk diolah dengan menggunakan Serai Wangi, Sirih Merah, yang direbus dengan Air mendidih Sebanyak 64 Liter selama 15 menit, hingga didinginkan dan dapat dugunakan. 

Dikatakannya, Secara Penelitian dan penilaian dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat, Anti Septik diolah tanpa menggunakan Alkohol ini aman untuk digunakan sebagai pengganti Alkohol, yang tidak akan merusak Pada bagian kulit bagi masyarakat yang menggunakannya.

Harapannya Ny Sifrowati, semoga dengan munculnya ide pembuatan Anti Septik ini, semoga masyarakat dapat mencoba membuatnya dirumah masing-masing untuk didapat digunakan sebagai bahan pencuci tangan yang biasanya menggunakan Detol, dan air mengalir,"Harap Sifrowati.

#Robi

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang