Hikmah Di Balik Wabah Cobid-19

                                        


Penulis : Yusri mulyana, mahasiswa jurusan Sastra Daerah Minangkabau, Universitas Andalas.

Akhir-akhir ini dunia sudah di heboh kan dengan muncul nya virus baru yaitu covid-19 atau coronavirus. Yang mana virus ini berasal dari negara Cina lebih tepatnya di pasar hewan dan makanan laut kota Wuhan.  Virus ini petama kali ditemukan pada akhir Desember 2019 lalu. Akan tetapi  mulai diperhatikan dunia pada dua pekan terakhir Januari 2020 atau sekitar tanggal 20 Januari 2020. Virus ini sangat meresahkan masyarakat dunia karena sudah menelan banyak korban jiwa. Satu hal yang sangat di khawatirkan yaitu virus ini terus mencari mangsa, namun obatnya masih belum ditemukan.
Sekarang virus ini sudah menyebar luas ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Virus ini juga sudah memberikan dampak yang sangat besar bagi manusia, salah satunya bagi pendidikan di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, dengan adanya virus ini metode pembelajaran di Indonesia sudah berubah. Yang dulu nya OPBM berlangsung dengan bertatap muka, sekarang sudah digantikan dengan metode daring / online. Yang mana metode tersebut tidak akan efektif untuk proses pembelajaran.
Dikalangan Universitas banyak Mahasiswa yang mengeluh karena perubahan metode belajar tersebut, karena dengan metode seperti itu bukan untuk mempermudah dan menyenangkan, malah membuat Mahasiswa stress, karena banyak nya tugas yang diberikan Dosen yang tidak sebanding dengan ketika metode tatap muka.
Dampak lainnya yaitu terhadap hak konsumen di Indonesia. Dengan adanya virus ini bukan menjadikan manusia untuk saling peduli satu sama lain malah hanya memikirkan keuntungan bagi diri sendiri. Dengan adanya virus ini masyarakat di anjurkan memakai masker dan handsanitizer. Akan tetapi para produsen-produsen masker dan handsanitizer tersebut malah menjadikan ini sebagai ladang uang bagi mereka. Mereka menaikkan harga-harga barang tersebut. Dan juga para golongan atas malah memborong barang-barang tersebut sehingga masyarakat menengah kebawah tidak kebagian lagi. 
Namun dibalik semua dampak-dampak buruk yang disebabkan oleh wabah covid-19 ini ada juga hikmah yang terkandung di dalamnya.  Yaitu dengan adanya wabah virus ini telah menjadikan manusia kembali ke fitrah nya. Semua bar, klub malam, rumah bordil dan tempat-tempat orang bermaksiat lainnya sudah ditutup. Mengajarkan kita agar tidak gampang bersentuhan dengan yang bukan mahram. Mengajarkan manusia bagaimana bersin, menguap dan batuk seperti yang diajarkan Nabi SAW kita lebih dari 1400 tahun yang lalu.
Wabah virus ini juga sudah membawa keluarga bersama kembali dan melakukan aktivitas rumah bersama. Dimana pada zaman sekarang untuk berkumpul dalam satu keluarga itu sudah sangat susah, para orang tua sibuk siang malam dengan urusan kerjaanya dan anak-anak pun sibuk dengan akademi nya. Dengan adanya virus ini sekolah diliburkan dan di alihkan dengan belajar mandiri dirumah, dan juga kantor-kantor / perusahaan-perusahaan sudah diliburkan membuat interaksi antar anggota keluarga terjalin kembali. Tidak ada di dunia ini yang terjadi secara kebetulan, semua ada tujuan dan hikmahnya, tergantung bagaimana kita menanggapinya.

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang