ASN Dirumahkan, Sopir Dan Sespri Dprd Padang Pariaman Tertangkap Mesum

Suasana sepi saat ASN  dirumahkan, digunakan  oknum sopir Ketua DPRD Padang Pariaman, Andi  bersama pasangan selingkuhnya Sespri ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Luni yang akhirnya digerebek Polisi Pamong, Selasa (31/3).
Kasat Polisi Pamong Praja Rianto melalu  Sekretarisnya, Sanusi, membenarkan adanya penggerebekan pasangan mesum di ruang kerja ketua DPRD Padang Pariaman. Saat di Gerebek alat bukti tisu  berserakan di lokasi kejadian. Karena oknum sopir ketakutan, ia memanjat loteng hingga merusak flafon lonteng sebanyak  4  lembar.
Berkat bujukan ASN yang bertugas di lingkungan Sekretarian DPRD yang tidak mau disebutkan namanya,  oknum sopir mau turun.
“Latiah awak abang alah 1 jam sembunyi  di atas lonteng rasonyo urang maling rasonyo,” ujar oknum Andi di depan satuan Polisi Pamong Praja.
Saat dihubungi lewat HP Ketua DPRD Arwinsyah mengatakan, telah perintahkan Andi dan Luni pulang agar kejadian tidak diliput oleh wartawan, walau Luni sempat di ambil fotonya. Sebagai tanda bukti, bekas ciuman yang berbekas di lehernya dijadikan tanda bukti oleh petugas  secretariat, Pit.
Menurut informasi  yang  dapat dipercaya, oknum  Andi bersama pasangannya  Luni sudah 4 tahun menjalin hubungan  asmara, namun baru kini dan digerebek  saat musim virus corona  mewabah.
Saat ini akses menuju ruangan Ketua DPRD Padang Pariaman ditutup tak seperti biasanya. Hal ini diduga kuat dipicu oleh peristiwa mesum yang dilakukan oknum sopir dan Sespri Ketua DPRD Padang Pariaman, Arwinsyah di ruangan Ketua DPRD itu sendiri.
Informasi perilaku mesum ini melebar jadi buah bibir sejumlah kalangan. Dari berbagai sumber telusuran informasi yang diterima, diduga sopir dan Sespri Ketua DPRD Padang Pariaman kedapatan mesum di ruangan Ketua DPRD oleh anggota Satpol PP sekitar Selasa pagi ini pukul 07.30 Wib.
“Oknum sespri dan sopir ketua kedapatan berbuat mesum di ruangan Ketua DPRD Arwinsyah. Kejadian sekitar pukul 7.30 Wib. Kejadian itu dicurigai sama anggota Satpol PP,” ungkap berbagai sumber media.
Pagi itu, lanjutnya, oknum sopir Ketua DPRD ini datang pakai motor,  RX king biru, bukan mobil dinas ketua lalu masuk ruangan ketua.
“Saat pintu digedor, yang bersangkutan tidak mau juga membuka pintunya. Lalu digertak lah, mau ambil linggis supaya didobrak pintunya. Akhirnya oknum sespri membuka pintu dengan keadaan pucat kecemasan,” jelasnya lagi.
Informasi yang diperoleh dari media portalmediaeditor dapatkan, anggota Satpol PP bertanya kepada sespri dengan siapa ia di dalam. Awalnya dia bilang sendiri. Namun akhirnya sespri itu mengakui berdua dengan sopir ketua. Nah saat ditanya kemana oknum sopir itu, rupanya dia mencoba lari ke WC dengan memanjat loteng. Memang betul, di lihat plafon WC Ketua DPRD jebol sekitar tiga lembar. Sang sopir nekat untuk menyelamatkan diri dengan memanjat plafon dari WC Ketua DPRD. Keluar di belakang kantor.
Sumber Portalberitaeditor menyebutkan Hingga berita ini ditayangkan, Sekretaris Dewan Khairul Nizam yang dihubungi berkali kali melalui nomor selulernya memblokir panggilan media, demikian juga dengan SMS yang dikirimkan tidak terkirim. Sementara Whatsapp 0812-6760-255  Khairul Nizam terlihat tidak aktif sejak semalam, terakhir aktif pukul 05. Wib.
#

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang