Yudesri: ASN Pasbar Signifikan Berhenti Merokok

Jurnalis Sumbar

Upaya pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dalam rangka penurunan angka stunting dan mewujudkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui Dinas Kesehatan Pasbar terus ditingkatkan. Salah satunya melalui Kampanye Komunikasi Perubahan Perilaku (KKPP) yang dapat menyentuh secara langsung kepada masyarakat sasaran. 

Kamis (12/12) KKPP digelar di lapangan MTQ Padang Tujuh yang diikuti oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian dilingkungan Pemkab Pasbar, Unsur Puskesmas dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Pasbar.


Sekretaris Daerah Pasbar, Yudesri menyampaikan perkembangan penyakit tidak menular atau degeneratif sangat luar biasa pesat. Oleh sebab itu, langkah pencegahan harus dilakukan dengan cara memenuhi indikator Germas yang telah dikampanyekan oleh Dinas Kesehatan Pasbar.

"Salah satu indikator Gerakan Masyarakat Hidup Sehat adalah berhenti merokok. Saya melihat jumlah ASN yang berhenti merokok cukup signifikan. Bagi yang belum, kita upayakan untuk berhenti merokok," kata Yudesri.

Indikator selanjutnya disampaikan Yudesri adalah melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit sehari.

Dikatakan, bagi ASN yang memiliki aktifitas duduk yang lebih dominan, aktifitas fisik perlu dilakukan untuk dapat memperlancar sirkulasi darah," ASN lebih banyak duduk di kantor, makanya luangkan waktu untuk mengeluarkan keringat," tuturnya.

Selanjutnya yang perlu dilakukan upaya menjaga kesehatan adalah cek kesehatan secara rutin, mengkonsumsi sayur dan buah serta menggunakan jamban yang sehat.

Lanjutnya, sanitasi atau penggunaan jamban sehat, Pemkab Pasbar telah melakukan berbagai pembangunan jamban bagi masyarakat kurang mampu melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman. Program ini kita kenal dengan program 1000 jamban.

"Artinya dari program ini, muaranya adalah peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara umum, kesehatan Ibu dan Anak secara khusus yang pada akhirnya dapat menurunkan prevalensi stunting di masyarakat dengan penerapan pola hidup sehat," tandas Yudesri. 

Dalam KKPP yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Pasbar juga diadakan penandatanganan komitmen pelaksanaan Germas, Cek kesehatan Jurnalis Sumbar


Upaya pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dalam rangka penurunan angka stunting dan mewujudkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui Dinas Kesehatan Pasbar terus ditingkatkan. Salah satunya melalui Kampanye Komunikasi Perubahan Perilaku (KKPP) yang dapat menyentuh secara langsung kepada masyarakat sasaran. 

Kamis (12/12) KKPP digelar di lapangan MTQ Padang Tujuh yang diikuti oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian dilingkungan Pemkab Pasbar, Unsur Puskesmas dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Pasbar.

Sekretaris Daerah Pasbar, Yudesri menyampaikan perkembangan penyakit tidak menular atau degeneratif sangat luar biasa pesat. Oleh sebab itu, langkah pencegahan harus dilakukan dengan cara memenuhi indikator Germas yang telah dikampanyekan oleh Dinas Kesehatan Pasbar.

"Salah satu indikator Gerakan Masyarakat Hidup Sehat adalah berhenti merokok. Saya melihat jumlah ASN yang berhenti merokok cukup signifikan. Bagi yang belum, kita upayakan untuk berhenti merokok," kata Yudesri.

Indikator selanjutnya disampaikan Yudesri adalah melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit sehari.

Dikatakan, bagi ASN yang memiliki aktifitas duduk yang lebih dominan, aktifitas fisik perlu dilakukan untuk dapat memperlancar sirkulasi darah," ASN lebih banyak duduk di kantor, makanya luangkan waktu untuk mengeluarkan keringat," tuturnya.

Selanjutnya yang perlu dilakukan upaya menjaga kesehatan adalah cek kesehatan secara rutin, mengkonsumsi sayur dan buah serta menggunakan jamban yang sehat.

Lanjutnya, sanitasi atau penggunaan jamban sehat, Pemkab Pasbar telah melakukan berbagai pembangunan jamban bagi masyarakat kurang mampu melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman. Program ini kita kenal dengan program 1000 jamban.

"Artinya dari program ini, muaranya adalah peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara umum, kesehatan Ibu dan Anak secara khusus yang pada akhirnya dapat menurunkan prevalensi stunting di masyarakat dengan penerapan pola hidup sehat," tandas Yudesri. 

Dalam KKPP yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Pasbar juga diadakan penandatanganan komitmen pelaksanaan Germas, Cek kesehatan gratis, donor darah, pelayanan kesehatan tradisional dan akupresure dan senam bersama.
(HP/DIF)

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang