Pelatihan KAN Talu Untuk Peningkatan Kompetensi Datuak Dalam Meningkatkan Ekonomi Cucu Kamanakan

Jurnalis Sumbar

Kerapatan Adat Nagari Talu Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat Propinsi Sumatera Barat mengadakan Pelatihan bersama Niniak Mamak penghulu di Padang Jumat 20-22 Desember 2019.

Sudro Hakimi Wali Nagari Talu menyampaikan. Kegiatan ini di agendakan setiap tahunnya.


Pelatihan yang dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, sejumlah unsur Niniak Mamak, Cadiak Pandai alim ulama dan Bundo Kanduang serta Pemuda Paga Nagari Nagari dengan tema terwujud Adat Basandi Syarak,Syarak Basandi Kitabulah melalui wibawa dan kompetensi Datuak /Penghulu dalam meningkatkan Ekonomi Anak Cucu Kamanakan Nagari Talu.

Pada pembukaan pelatihan  Dr. Fadlan Maalip Tuanku Bosa XIV Pucuak Nagari Talu sekaligus Ketua KAN Talu menyampaikan 
"Pelatihan KAN Talu ini bertujuan pemantapan kekuatan kelembagaan KAN, bagaimana pelaksanaan adat di nagari Talu, komposisi, dan kerja sama antar kelembagaan Adat Salingka Nagari Talu".

Pada kesempatan tesebut  Tuaku Bosa Talu ke XIV juga menyampaikan tentang tujuan dan fungsi KAN, serta Struktural Kepengurusan KAN Talu.
D
r H. Fadlan Maalip Tuanku Bosa XIV juga menyampaikan program-Program KAN Talu yang telah dilaksanakan serta Aturan dan kesempatan-kesempatan antara Bamus Talu dan Juga pemerintahan Nagari Talu yang tujuannya untuk kesejahteraan dan kemajuan Nagari Talu.

Selanjutnya Jumat Siang Nasrul Abit Wakil Gubernur Sumatera Barat menyampaikan apresiasi pelatihan tersebut " Pelatihan Niniak mamak ini meningkatkan kompetensi dan dapat meningkatkan kepedulian Niniak mamak yang memikul beban yang diamanahkan oleh masyarakat adat (suku) untuak kesejahteraan anak cucu kemenakan sebagai generasi penerus Bangsa,".

Nasrul Abit juga menyampaikan pesan kepada wali Nagari supaya meningkatkan pelayan kepada masyarakat di nagarinya, jangan persulit urusan warga yang membutuhkan pelayan di kenagarian,".tegas Nasrul Abit.


Dr.Ir.Yuzirwan Rasyid, Ma Dt. P.Gajah Tongga Ketua BAKOR KAN Sumatera Barat menjelaskan fungsi Tanah Ulayat menurut norma adat Minangkabau, tanah Ulayat memiliki fungsi ganda dalam pemanfaatannya sebagai identitas kultural (jatidiri), status sosial (privasi), perekat hubungan sosial (kekeluargaan), asset ekonomi (komersil).

Tanah Ulayat dibedakan atas :
- Tanah Ulayat Kaum, yaitu bagian dari ulayat suku yang telah ditetapkan sebagai hak milik kaum oleh penghulu Andiko dalam suku tersebut,dan oleh mamak kepala kaum diperuntukan pemakaian (Hak Pakai) kepada Kamanakan nan saparuik - sa parauik.
- Tanah Ulayat suku, yaitu bagian dari Ulayat nagari yang ditetapkan oleh kerapatan adat nagari
- Tanah Ulayat Nagari, yaitu tanah-tanah yang menjadi cadangan ,berupa hutan ,belum diolah.
-Tanah Ulayat Rajo,yaitu tanah yang menjadi kekuasaan rajo pada daerah rantau yang adat nya ba rajo-jaro, peruntukannya ditetapkan oleh Rajo kepada rakyatnya.

Wakil Gubernur Sumbar pada wartawan menyampaikan dukungan kepada Pemerintah Pasbar yang akan  finalisasi  pemekaran Nagari persiapan jadi nagari Defenitif di kabupaten Pasaman Barat pada bulan Februari 2020 mendatang.

Apresiasi kepada Kerapatan Adat Nagari Talu memperoleh penilaian kategori 3 terbaik se Propinsi Sumatera Barat.
Percepatan pembangunan Pelabuhan Taluak Tapang potensi, peluang, nilai strategis dan dampak besar pelabuhan Taluak Tapang bagi pertumbuhan ekonomi dan Himbauan jelang Pilkada 2020 menjaga ketertibandan kelangsungan berdemokrasi di ranah Minangkabau ini.



*DODI IFANDA

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang