Guru TPQ/TQA/MDT se-Kota Padang, Ikuti Pelatihan Kepramukaan

www.jurnalissumbar.id
Jika selama ini kepramukaan dikenal hanya di sekolah, kini di Kota Padang gerakan Pramuka juga berbasis di masjid. Pemerintah Kota Padang mulai membekali guru-guru mengaji dan santri dengan Latihan Mahir Dasar dan Jambore Didikan Subuh.

“Gerakan Pramuka sebagai ekstra kurikuler wajib di sekolah, kini mulai difokuskan ke masjid. Hal ini sebagai upaya mengembangkan potensi sekaligus membentuk karakter generasi muda,” kata Sekretaris Daerah Kota Padang, Amasrul saat membuka Latihan Mahir Dasar Kepramukaan bagi para guru TPQ/TQA/MDT se-Kota Padang di Aula Masjid Agung Nurul Iman, Senin (14/10/2019).

Menurut Amasrul yang juga selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Padang, dewasa ini muncul kekhwatiran akibat maraknya pengaruh negatif dari kemajuan teknologi dan informasi terhadap generasi muda. Diperlukan upaya untuk membentengi mereka dari pengaruh-pengaruh negatif tersebut.

“Dengan mengaktifkan gerakan pramuka berbasis di masjid selain di sekolah diharapkan mengoptimalkan upaya untuk menangkal pengaruh negatif tersebut,” kata Amasrul.

Sementara itu, Ketua Harian Kwarcab Pramuka Kota Padang, Maigus Nasir menyebut, gerakan pramuka berbasis di masjid memadukan pembinaan kecakapan dengan nilai religius bagi generasi muda.
Hal ini akan membentuk karakter kuat generasi muda, jauh dari pengaruh-pengaruh buruk yang berkembang dewasa ini.

“Diantara pengaruh buruk yang marak dan harus dicegah terhadap generasi muda kita diantaranya, LGBT, seks bebas, narkoba dan perilaku menyimpang lainnya,” kata Buya Maigus Nasir yang saat ini diamanahi sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Buya Maigus menambahkan, selaku wakil rakyat dari daerah pemilihan Kota Padang, pihaknya akan mendukung gerakan kepramukaan melalui anggaran. Jumlah yang akan dialokasikan melalui pokok-pokok pikirannya pada APBD Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp.1 milyar.

“Kita akanndukung kegiatan kepramukaan Kota Padang dengan anggaran satu milyar,” sebutnya.

Adapun pelaksana kegiatan ini yaitu Bagian Kesra Sekretariat Kota Padang. Dimaksudkan agar kegiatan kepramukaan di sekolah bagi anak didik akan sejalan dengan kegiatan mereka di TPA/TPQ/MDTA.

Dijelaskan Kepala Bagian Kesra, Jamalus para guru TPQ/TQA/MDT se-Kota Padang dibekali dengan latihan mahir dasar kepramukaan. Nanti dilanjutkan dengan Jambore didikan subuh. Pesertanya sebanyak 110 orang sari sebelas kecamatan.

“Untuk lanjutannya, Jambore Didikan Subuh yang akan dilaksanakan 22-24 Oktober 2019 di Lemdika Padang Besi,” ungkapnya. (ydt)

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang