Demo Tuntut RUU KUHP, Berakhir Ricuh Di Gedung DPR RI

Demonstrasi menentang Rancangan Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (RUU KPK) di depan gedung DPR / MPR RI Jl. Gatot Subroto Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, berakhir dengan ricuh. Senin (30/9) malam

Bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa, petugas dari unit Brigade Mobil (Brimob) menembakkan gas air mata di daerah sekitar gedung parlemen untuk mendorong demonstran untuk mundur.

Menurut pengamatan wartawan sancanews, ada sekitar + - 150 orang yang telah ditangkap saat kerusuhan dan para pengunjuk rasa tersebut diamankan di Polres Metro Jakarta Barat.

Mengenai para demonstran yang melanggar batas waktu yang diterapkan, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi yang diwakili oleh Wakasat Reskrim Polres Jakarta Barat Kompol Jons, ia berharap agar pelaku aksi dapat mematuhi peraturan sehingga jam demonstrasi dapat dipahami agar tidak melanggar ketentuan aturan hukum yang ada.

"Kami mendesak pelaku tindakan untuk mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan agar pelaku tindakan tidak melanggar ketentuan hukum yang ada," katanya dengan tegas.

Dia menambahkan ketika dihubungi melalui WhatsApp pada Selasa (1/10/2019) pelaku yang ditangkap telah dicatat dan diproses sesuai dengan SOP dari polisi. (sanca)

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang