Tolak RUU KPK KUHP, Mahasiswa Pasbar Damai Tanpa Dirasuki

 www.jurnalissumbar.id
Kapolres Pasbar AKBP. Ferry Herlambang SIK. MM bersama jajaran personil  Polri dan TNI Koramil 0305 Satpol PP Pasbar mengawal Aksi damai pada Jumat (27/9) Sekitar 150 orang Mahasiswa Mahasiwi yang tergabung Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Pasbar,   Himpunan Mahasiswa Islam Pasbar, Ikatan Mahasiswa Pasaman Barat (Imapasbar) padang,  Badan Eksrkutif Mahasiswa YAPTIP Pasaman Barat melakukan Aksi Demo Damai untuk menyampaikan Aspirasi yaitu :
1. Menolak rancangan undang-undang KPK yang menilai melemahkan KPK
2. Menolak rancangan undang-undang KUHP kontrolpersial
3. Menolak kenaikan iuran BPJS.
4. Sanksi tegas pembakaran hutan Pulau Sumatra dan kalimantan.
5. Mengutuk tindakan represif aparat Kepolisian yang tidak manusiawi dan memamcing amarah rakyat Indonesia.
6.Perlunya pengawasan Khusus oleh anggota Dewan Kabupaten Pasaman Barat terhadap pembangunan infrastruktur yang ada di Pasaman Barat.
Penolakan sejumlah pasal-pasal pada Perubahan Rancangan Undang Undang KUHP yang menjadi kontraversial beberapada waktu belakangan ini menjadi isu Nasional. 
Mahasiswa 
Spanduk dan atribut bertulisan "RUQIYAH ANGGOTA DPR"
Jika Aspirasi kami sudah tidak di dengarkan lagi? 
Lantas mau dibawa kemana Bangsa  Ini. 
Selain menyampaiakan aspirasi tuntutan diatas yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia dan DPR RI melalui DPRD Kabupaten Pasaman Barat.
Mahasiswa  dipersilahkan memasuki ruangan rapat komisi DPRD Pasbar untuk melanjutkan aspirasi, Sejumlah anggota DPRD Pasbar berdialog dengan mahasiswa. 
Agar DPRD dan instansi terkait dapat mengatasi isu lingkungan pengelolaan sampah di lingkungan Masyarakat dan objek  wisata pantai Air Bangis dan di sejumlah sungai dan pantai di Pasbar. 
DPRD Pasbar dapat mengawasai menyelesaikan segera pembangunan jalan Teluk Tapang. 
Banyaknya CSR yang tidak disaluri tepat sasaran oleh perusahaan perusahaan, kedepannya DPRD mendesak pemerintah daerah Pasbar membuatkan badan hukum tentang pengelolaan dana CSR yang lebih terarah dan tepat sasaran di Pasbar. 
Agar DPRD Pasbar Mengawasi pembangunan RS PRATAMA Ujunggading dan pembangunan lainnya di Pasbar.  Meminta DPRD mendesak  Pemda Pasbar lebih memperhatikan aset Taman Kota merupakan ikon pasbar merawat tanaman dan satwa didalamnya. 
Penyampaian aspirasi diatas diterakan dalam surat yang ditandatangani perwakilan Mahasiswa. 
, sebagian mahasiswa menyuarakan  aspirasi di luar gedung DPRD Pasbar,  Aksi berlangsung damai sampai Jumat sore dengan  pengawalan personil Polres Pasbar, Persobil TNI Koramil 0305 Pasaman, Satpol PP Pasbar. 
DPRD pasbar Rekomendasikan Surat nomor 170/534/DPRD. PASBAR-2019 yang disetujui perwakilan mahasiswa dan anggota DPRD  Pasbar
Surat  terbut akan dikirim segera setelah pelantikan pimpinan DPRD Pasbar definitif minggu depan. 
Setelah aksi mahasiswa bersihkan sampah dihalaman DPRD dab pulang basah kuyup kehujanan, tanpa ada yang merasuki. 
*Dodi Ifanda

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang