Setelah Suskses Mengangkat Harga Nilam di Tinggkat Petani, MASPENI Jadikan Tanaman Sereh Wangi Primadona Pasbar

www.jurnalissumbar.id
Setelah Sukses Mengangkat Harga Nilam di timgngkat Petani, Kini  Ketua Masyarakat Peduli Atsiri( MASPENI) Indones Rajo Mangkuto Ber jibaku Dengan Tanaman Sereh Wangi.  Tanaman Sereh Wangi telah menjadi primadona bagi masyarakat Pasaman Barat. Tanaman bernilai ekonomi tinggi ini telah menggeser dominasi buah sawit yang selama ini menjadi tanaman unggulan.Secara bertahap,masyarakat telah membudidayakan Sereh secara besar-besaran. Selain bibit yang mudah diperoleh, tanaman Sereh juga tergolong tanaman yang mudah tumbuh di daerah ini

Bentuk tanaman Sereh Wangi sendiri menyerupai tanaman Tebu, yang menebarkan aroma wangi. Sereh dikenal sebagai bahan dasar pembuatan parfum dan Obat Obatan. Minyak Sereh memberikan sumbangan cukup besar dalam penghasil devisa negara di antara minyak atsiri lainnya.

Ketua Asosiasi Masyarakat peduli Atsiri (Maspeni) Kabupaten  Pasaman Barat Indones Rajo Mangkuto mengatakan, masyarakat telah banyak beralih ke tanaman Sereh Wangi.Selain praktis,tanaman ini bernilai tinggi.

"Petani Sereh di Pasaman Barat yang tergabung dalam Asosiasi Maspeni,telah menanam 400 ribu batang bibit Sereh. Bibit Sereh yang ditanam itu jenis Mahapengiri dan Lena Batu di areal seluas 30  hektar,"ujarnya di Simpang Empat,Baru baru ini.

Dikatakan Indones, areal penanaman Sereh milik petani Maspeni tersebar di 7 kecamatan.Diantaranya Kecamatan Pasaman, Luhak Nan Duo Kinali,Talamau,Ranah Batahan, Koto Balingka dan Gunung Tuleh.

"Bibit Sereh itu di tanam awal November 2018,bertepatan Ok musim hujan.Sebab dibulan itu tingkat curah hujan sangat tinggi dan cocok untuk penanaman bibit Sereh Wangi," tegasnya.


Awal JUNI 2019 lanjutnya,petani Sereh Maspeni sudah bisa panen minyak Sereh wangi.Hasil panen minyak Sereh Wangi perhektar di perkirakan 125 kilogram,dengan harga Rp.250.000 ribu per kilogram.

Minyak Sereh yang di kelola Maspeni dijamin keasliannya,karna pengelolaannya sesuai SOP serta dibimbing  oleh Penyuluh Perkebunan setempat.

Peluang Sereh Wangi pada saat ini memiliki pangsa pasar yang cukup bagus. Buktinya Maspeni sudah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan minyak Sereh Wangi di Jakarta.Permintaan minyak Sereh wangi setiap perusahaan bervariasi tergantung kebutuhan perusahaan.

"Saya imbau petani Sereh Wangi di Pasaman Barat bisa menjaga kualitas Sereh Wangi yang disuling sehingga kualitas Sereh Wangi Pasaman Barat bisa bersaing dengan daerah lain," pinta Indones.(Rajo)

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang