Lili Sukri : Sinergisitas Masyarkat Pasaman Barat, Membuahkan Hasil.

www.jurnalissumbar.id
Akhirnya,  kabupaten Pasaman Barat keluar dari daerah  berstatus tertinggal bersama 61 kabupaten lainnya di Indonesia yang ditetapkan pada 31 Juli 2019,  di Jakarta,’ Kata Lili Sukri  S.P 
Ia juga mengatakan,"Ini berkat kerja keras dan usaha semua elemen yang bersinergi dalam upaya melepaskan Pasaman Barat dari daerah tertinggal. 
Sebagai tokoh masyarakat Talu, Lili Sukri  S.P  mengapresiasi prestasi yang ditoreh  oleh Pasaman Barat pada usia yang ke 15 ini,  sebuah  momen yang pernah dicanangkan oleh Bupati dan wakil Bupati pada bulan Januari2019 silam yang betepatan pada HUT Lahirnya kabupaten ini.
Sebagai putra daerah  nama Lili Sukri juga digadang-gadangkan  untuk Bakal Calon Bupati Pasaman Barat 2020  melalui jalur Independen, 
Melalui pesan Whatshapnya, Lili Sukri yang juga mantan seorang Anggota DPRD Pasaman dan Pasaman Barat asal Talu Pasbar ini menyampaikan "ucapan alhamdulillah sebagai rasa syukur yang dirasakan secara bersama-sama  sebagai anak nagari
Ia juga ikut mengapresiasi  pemerntah daerah  yang harus memiliki skala proritas dalam membangun Pasaman Barat, terutama  pusat ibu kota Simpang Empat dan daerah daerah yang jauh dari akses transportasi.
Lili juga memberi  masukan tentang perlunya daerah pertumbuhan ekonomi khusus, yang peruntukannya melalui kajian perencanaan yang diusahakan terintegrasi dengan  road map pusat maupun provinsi sehingga bisa dapat dana bantuan dari provinsi dan pusat.
Sehingga didalam postur APBD pembangunan perioritas ditentukan dananya dan tidak boleh diutak atik,  sisanya barulah dibangunkan untuk skala lain perencanaan ini disusun oleh  Bapeda sebagai perencana pembangunan dengan skala prioritas.
Lili juga mengingatkan, inilah yang harus dipedomani setiap organisasi perangkat daerah dalam membuat pembangunan dan kegiatan lainnya,  kalau ini dilakukan maka wajah Pasaman Barat akan terlihat ibu kotanya tacelak karena dengan APBD terbatas tanpa ada skala proritas maka tidak akan berdampak apa apa bagi wajah pasbar kedepan
Lili Sukri melihat bahwa Pembagunan Pasbar kedepan harus melalui perencanaan bukan melalui keinginan.
Kerugian bila pembangunan melalui keinginan
1. Skala proritas tidak tercapai
2. Wajah Pasbar tidak ada kejelasan

3. Pelaksanaan cendrung terlambat karena dokumen perencanaannya tidak dari semula". Tutur Lili Sukri. 

#Dod

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang