Inflasi Di Sumbar Pada Juni2019, Tertinggi DiTingkat Nasional


Kepala Badan Pusat Statistik Sumatera Barat  Sukardi mengatakan, tingginya inflasi di Sumbar disebabkan naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat, seperti kelompok bahan  makanan dan Sandang. Kenaikan terbesar terjadi pada kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 3,40 dan diikuti kenaikan pada kelompok sandang sebesar 0,88 persen.
Dilihat pada bulan Januari hingga Juni 2019, Inflasi di Sumatera Barat tergolong cukup tinggi. Hal ini bisa dilihat dari inflasi yang terjadi di Kota Padang pada bulan Juni 2019 mencapai 1,07 persen dan Kota Bukit Tinggi 1,28 persen dimana angka ini diatas rata rata nasional yakni 0,55 persen .Secara kumulatif  inflasi yang terjadi di tahun 2019 ini terhitung Januari hingga Juni 2019 cukup tinggi, dimana untuk Kota Padang  mencapai 2,51 persen dan Kota Bukit Tinggi mencapai 1,81` persen .
 “  Kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat yang sangat mencolok adalah harga cabe merah dimana untuk  Kota Padang kontribusinya terhadap inflasi mencapai 0,85 persen dan di Kota Bukit Tinggi 61,46 persen “ tutur Sukardi kepada RRI di Padang, Senin (01/07/2019 ).
Meski harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat mengalami kenaikan, namun ada pula yang mengalami penurunan dan menjadi penyumbang untuk deflasi di Kota Padang seperti bawang putih, minyak goreng ,makanan ringan, dan seragam sekolah wanita  . Sedangkan untuk Kota Bukit Tinggi deflasi dipengaruhi oleh turunya harga beberapa barang seperti beras, bawang putih, minyak goreng dan televisi berwarna.
“ Ada yang mengalami kenaikan dan ada pula sejumlah barang mengalami penurunan.Semuanya tergantung besarnya permintaan masyarakat, tambah Sukardi “.
Dari 23 kota IHK DI Sumatera, 22 kota mengalami inflasi  dan 1 kota mengalami deflasi . Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga sebesar 2,25 persen dan terendah di Kota Batam sebesar 0,24 persen .  Kota Padang menduduki urutan ke 7 dan Kota Bukit Tinggi urutan ke 6 dari semua kota yang mengalami IHK di Sumatera.  
Secara nasional Kota Padang menduduki urutan ke 11 dan Kota Bukittinggi menduduki urutan ke 8 dari 76 kota yang mengalami inflasi. 


No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang