Hettik Selfia Tak Kunjung Dinikahi, Malah Hadari Sering Aniaya

Jurnalissumbarl Nasional-Hettik Selfia, warga Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, melaporkan suami sirinya, Muhammad Hadari yang merupakan anggota DPRD Pamekasan ke Polres Pamekasan, Selasa (9/4/2019).
Hettik Selfia merupakan istri siri Hadari selama 8 bulan terakhir.
Penasehat hukum pelapor, Muslim, mengatakan, Hadari menganiaya kliennya di kos pada 20 Februari 2019.
Penganiayaan itu terjadi, kata Muslim, dikarenakan api cemburu.
Sebab kliennya ingin minta cerai dari Hadari dengan alasan karena sering dianiaya.
"Penganiayaan oleh terlapor pada 20 Februari 2019 di kos klien kami di Desa Buddagan," kata Muslim.
"Penganiyaan tersebut terjadi mungkin karena klien kami ingin minta pisah tapi si terlapor bersikeras tidak ingin pisah. Bisa saja karena cemburu," ujar Muslim.
Muslim mengaku, pihaknya sudah memberikan somasi kepada terlapor untuk meminta maaf.
Namun sampai saat ini belum ada itikad baik dari si terlapor untuk meminta maaf kepada kliennya.
"Maka dari itu kami terpaksa melaporkan," ucap Muslim.
Sementara Hettik Selfia mengaku, "Saya sering mengalami penganiyaan cuma yang ini saja yang saya laporkan. Karena saya tidak kuat. Jadi ingin mengakhiri saja."

Hettik Selfia mengaku kenal dengan Hadari di PamekasanHadari disebutnya mengaku pisah ranjang dengan istrinya dan meminta Hettik Selfia untuk sabar menunggu cerai resmi."Saya kenal di Pamekasan. Saya tahu kalau identitasnya seorang dewan. Ketemunya juga di Pamekasan. Ngakunya ke saya ya anggota dewan," ungkap Hettik Selfia.
"Soal status waktu itu dia bilang pisah ranjang dengan istrinya. Dia bilangnya ke saya akan diusahakan untuk bercerai resmi dan meminta saya untuk sabar menunggu. Tapi sampai sekarang belum dibuktikan. Itulah yang membuat saya minta pisah tapi beliau tidak mau," ujar Hettik Selfia menambahi.
Tak hanya itu, Hettik Selfia mengaku, saat dianiaya, ia sampai digigit di bagian lengan sebelah kirinya.
"Luka-luka sudah ada buktinya. Sudah ada hasil visumnya. Dibagian tangan, kaki, lutut, bahu. Saya juga sampai digigit dibagian lengan sebelah kiri," jelas Hettik Selfia.
Bahkan kata Hettik Selfia, saat dirinya dianiaya oleh Hadari sempat dipukul pakai sapu ijuk yang dipukulkan di pinggang bagian kirinya.
"Saya juga dipukul pakai sapu ijuk. Sempat dipukulkan dipinggang bagian kiri," beber Hettik Selfia.
Akibat perbuatan kekerasan yang dilakukan oleh Hadari, Hettik Selfia berharap, pihak Polres Pamekasan agar segera menindaklanjuti kasus tersebut sesuai dengan jalur hukum.
"Saya percaya pada pihak Polres Pamekasan bahwa kasus ini akan ditindaklanjuti sesuai dengan jalur hukum," pungkasnya.
Terpisah, Hadari belum bisa memberikan keterangan.
"Maaf saya tidak bisa memberikan keterangan. Besok saja kalau mau minta keterangan ke pengacara saya ketemu di Polres Pamekasan saja. Saya masih di jalan soalnya masih nyetir," ucap Hadari melalui telepon.

Hettik Selfia, warga Dusun Kalianget Timur, Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, melaporkan suami sirinya, Hadari yang merupakan anggota DPRD Pamekasan ke Polres Pamekasan, Selasa (9/4/2019). (Kuswanto Ferdian)

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang