Suhatribur Siap Relawan Dari Tingkat Korong Hingga Kecamatan

JURNALISSUMBAR| PADANG PARIAMAN-Sebanyak 300 orang warga masyarakat yang terdiri dari wali nagari, TKSK Dinsos, Tagana, dan KSB  mengikuti sosialisasi mitigasi kebencanaan yang diselenggarakan oleh BPBD kabupaten padang pariaman. Pekan silam
Pada acara tersebut dihadiri oleh wakil bupati padang pariaman Suhatri Bur dan kepala BPBD Padang Pariaman Budi Mulya MT, dan nara sumbar sebagai tentang kebencanaan Badrul Mustafa, Rumainur, dan Tommy Sutanto
Suhatri bur megatakan bahwa  BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mencatat dari Januari hingga Oktober 2018 sebanyak 164 bencana alam   seperti  Bencana yang mendominasi melanda Padang Pariaman yaitu banjir dan langsor.
Dengan diadakannya  sosialisai mitigasi bencana masyarakat sudah cerdas untuk menyingkapi mengenai fenomena alam terutama gempa dan tsunami karena wilayah pesisir Sumatera Barat termasuk daerah potensi.
Tindak lanjut pasca sosialisasi ini  aka nada berapa hal yang kita lakukan, oleh sebab itu kita berharapkan dari hasil ini nanti ditindak lajuti oleh kecamatan dan nagari termasuk kelompok siaga bencana kita, juga kelompok masyarakat yang peduli bencana di Padang pariaman ini, tambahnya.

Dilanjutkan lagi, kemudian nagari kita harapkan, nagari tangguh bencana sebagaimana yang disampaikan oleh BPBD Sumatra Barat, bagaimana nagari itu untuk memfasilitasi segala macam sesuai dengan bencana yang terjadi, oleh sebab itu, tentang bencana, ada sunami ada gempa segala macam, denggan hal itu kita berharap janganlah takut menghadapi bencana, terangnya.

Dilanjutkannya lagi, ditenggah-tenggah masyarakat bisa berlahan-lahan akan hilang rasa takut terhadap bencana yang terjadi. Bagaimanapun di enam kecamatan di wilayah kita di daerah pesisir itu selalu cemas dengan adanya kemungkinan besar terjadinya bencana sunami, tegasnya.


Katanya lagi, kemungkinan besar gempa 8 skala lifter yang akan terjadi, akibat dari gempa itu beberapa hal barang kali. Sehingga nanti kita tindak lanjut dari ke giatan ini, ini tidak sampai disini dan juga kita dengar tanggapan nagari kita, ada yang sudah melakukan tanggap bencana, kita undang juga ahli gempa, ahli bencana, dan kita sudah diskusi juga BPBD propinsi tentang bencana, terangnya.

Lanjutnya lagi, walaupun BMKG provinsi juga hadir dalam acara ini dalam waktu dekat insyaallah kita sudah tekankan kepala BPBD kita,  Budi Mulya segera membuat proposal untuk membuat shelter di daerah 6 kecamatan di pesisir pantai dan juga kita akan mengkkaji seberapa jauh, sebagaimana dampaknya dan juga akan lihat regulasinya setiap shelter yang sudah ada, terangnya lagi.

Disampaikannya lagi, Nagari Ulakkan dan Sunur juga tidak ada, tapi kita buat proposalnya sampai Batang Anai, Ulakan, Tapakis sekaligus kita buat sebanyak banyaknya mengusulkan permohonan, yang bersifat mengusulkan, karena ada program, apa yang di sampaikan pak kamal kalau untuk Padangpariaman di perhatikan khusus, kalau nggak salah Serine yang aktif itu awalnya 12 dan ,termasuk kampung Dalam, sungai Limai, dan Gasan,”ungkap wakil bupati Padangpariaman. 

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang