Henry, Pemerintah Daerah Dan Elemen Masyarakat Sepakati Perangi Narkoba Di Sumbar

JURNALISSUMBAR| PADANG- Ribuan  masyarakat di Padang yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa mengikuti  deklarasi Milenial anti narkoba yang diselenggarakan oleh Gerakan nasional Anti Narkoba  yang dipusatkan di tepi pantai Padang minggu (3/3) 
Dihadiri oleh Ketua Umum Organisasi Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Henry Yosodiningrat hadir dalam acara deklarasi generasi milenial tanpa narkoba.
Henry Yosodininggrat hadir Di Padang, untuk mengajak generasi milenial untuk menjauhkan narkoba 
"Generasi milenial yang saya cintai. Kita sama-sama tahu, bangsa Indonesia saat ini dalam keadaan darurat narkoba. Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba beredar di seluruh pelosok negeri," katanya 
Malah Kata, Henry,   semakin hari pengguna narkoba pemakainya semakin bertambah.
Kegiatan ini bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Granat, Kepolisian Negara RepubIik Indonesia bermitra untuk menyelamatkan generasi millenial. Ujarnya.
"Untuk mewujudkan generasi millenial yang bebas narkoba, sehat, bermartabat, dan bekualitas, saya mengajak agar menjauhi narkoba. Jika tergantung, masa depan akan hilang," tutupnya.
Alhamduliiikah pemerintah daerah dan semua elemen Masyarakat menyambut baik kegiatan ini. pungkasnya
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan segenap masyarakat baik itu tokoh agama, tokoh adat dilakukan penandatanganan kesepakatan yang dilakukan oleh perintah daerah baik itu kementrian Agama, Kepolisian, ABRI, MUI, dan ketua LKAAM Sumbar yang disaksikan oleh pengurus Granat.
Dalam kesempatan itu Nasrul Abit menyampaikan, atas nama pemerintah provinsi Sumatera Barat memberikan apresiasi dan menyambut baik gerakan anti narkoba generasi millenial di Sumatera Barat. Karena dampak dan bahaya narkoba dapat merusak masa depan generasi millenial dan Sumatera Barat juga merupakan darurat Narkoba.

Di Sumatera Barat ada banyak pintu narkoba lewat darat masuk daerah ini, dari Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Utara dan dari laut lepas Samudra Hindia. Para orang tua, ninik mamak, bundo kanduang, lembaga keagamaan, lembaga pendidikan diharapkan agar selalu memberikan pendidikan karakter agar generasi millenial Sumatera Barat tidak mengkonsumsi narkoba
Deklarasi gerakan anti narkoba ini hendaknya juga dilakukan di 19 kabupaten /kota di Sumatera Barat, himbaunya. Wagub juga menyampaikan, Sumatera Barat dengan karater budaya filosofi Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) jelas amat menolak bahaya dan dampak Narkotika. Maka keberadaan narkoba mesti kita brantas sampai ke akar-akarnya di Sumbar. Dalam RPJM Nasional Indonesia telah merancang Indonesia Hebat pada tahun 2045, dimana Indonesia pada masa itu merupakan negara maju nomor lima dunia.

Agar semua itu Dapat terwujud generasi millenial Indonesia mesti jauh dari narkoba. Anak-anakku mari hidup sehat dan bermartabat tanpa narkoba. Jauhi narkoba untuk masa depan mu dan untuk kejayaan Indonesia dimasa mendatang,
#RED

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang