Wartawan Ditabrak Lari Oleh Mobil Avanza NoPOl BA54237QN

jurnalisSumbarl Padang-
Lagi- lagi terjadi kecelakaan kembali, mana yang kali ini menimpa salah seorang jurnalis, Kamis (17/1/2019) sekitar pukul 10.00 wib di bundaran Muaro Penjalinan.

Kecelakaan tersebut berawal dari AN yang mengendaraan sepeda motor  Supra X 125 D no pol BA5423 QN dari utara(lubuk buaya) menuju kota Padang. Namun sesampai dibundaran simpang pasia jambak(muaro penjalinan), tiba-tiba secara mendadak muncul mobil Avanza warna merah bermerk Grapari Telkomsel dengan no pol B 2820 SFQ. Maka terjadi benturan yang cukup keras dan mengakibatkan pengendara motor terpental dan mengalsmi luka-luka cukup serius.

Pengendara mobil tertegun melihat pengendara motor jatuh, namun beberapa saat baru Karina meminggirkan mobilnya.

Karina tidak menyadari, bahwa didepan mobilnya ada tas pengendara terletak di pinggir jalan dan melindasnya hingga kondisi tas tersebut hancur.

Dalam incident tersebut, pengendara motor mengalami luka serius sedangkan motor mengalami rusak bagian samping kiri.
Sedangkan mobil mengalami kerusakan pada bemper depan sebelah kiri atau peot kedalam.

Karena tidak ada penyelesaian diantara kedua belah pihak, maka kedua kendaraan tersebut dibawa ke Polsek Koto Tangah.

Dalam hal ini, Kapolsek melalui Kanit Lantasnya minta kepada kedua belah pihak untuk menyelesaikan secara kekeluargaan.

" Saya minta bapak dan ibu untuk menyelesaikan secara kekeluargaan, dan kami  disini hanya sebagai penengah saja, " ujar Iptu Edi Warman Kanit Lantas Polsek Koto Tangah.

Namun para pemilik kendaraan tidak mau berdamai, maka pihak polsek melapor hal ini ke Kanit Laka Lantas Polresta untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Setelah melakukan olah TKP, anggota Laka membawa kedua kendaraan tersebut beserta surat untuk melakukan proses selanjutnya. (Yn)

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang