Rapat Paripurna DPRD HUT Pasbar ke 15, 2019 Pasbar Keluar Dari Daerah Tertinggal

Jurnalis SumbarlPASBAR-Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pasaman Barat ke 15 dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar. Hari jadi kabupaten sawit tersebut tidak hanya dihadiri oleh Wakil Gubernur saja, namun juga oleh mantan bupati setempat.

Sidang Paripurna DPRD tersebut dimulai pada pukul 10 WIB oleh Ketua DPRD Pasaman Barat Daliyus K. Tokoh-tokoh yang ikut berjuang demi Pasbar lebih mandiri hadir di dalam hari bahagia tersebut antara lain  Drs. H. Baharuddin R, Benny Utama, Drs. H. Zamri, Sudirman Samin.

Pidato Ketua DPRD Pasaman Barat Daliyus K berlanjut dengan membacakan kisah perjalanan Kabupaten Pasaman Barat menuju Kabupaten yang mandiri. Sejak periode kepemimpinan Drs. H. Syahiran dan Yulianto dengan dukungan DPRD Kabupaten Pasaman Barat dan peran serta semua elemen masyarakat. Maka kehidupan sosial ekonomi masyarakat mengalami kemajuan, berbagai prestasi monumental telah di ukir oleh Pasbar.

"Dengan digagas dan diimplementasikan beberapa program pro rakyat yang betul-betul menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat luas. Seperti pengalokasian dana 10 persen dari DAU APBD untuk nagari, untuk pendidikan 20 persen, untuk kesehatan 10 persen, infrastruktur, ekonomi kerakyatan sesuai dengan amanat UU,"kata Daliyus K.

Ia melanjutkan, tidak hanya sampai di situ, dalam waktu singkat Pemerintah yang genap berusia 15 tahun ini berulang kali dapat menorehkan prestasi fenomena. Tidak hanya di tingkat provinsi Sumbar tetapi sampai pada level nasional.

"Apresiasi juga kita kita sampaikan ketika Pasbar mendapatkan WTP tahun 2016 dan 2017 dan kita berharap pada tahun 2018 juga begitu,"ulas Daliyus K.

DPRD bersama Pemerintah daerah telah menerbitkan produk hukum tahun 2010 sebanyak 12 buah. Tahun 2011 sebanyak 25 buah, tahun 2012 sebanyak 18 buah, tahun 2013 sebanyak 11 buah, tahun 2014 sebanyak 24 buah, tahun 2015 sebanyak 25 buah, tahun 2016 sebanyak 22 buah, tahun 2017 sebanyak 15 buah dan tahun 2018 sebanyak 34 buah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengapresiasi HUT Pasbar yang ke 15 tahun ini. Pasalnya, Pasbar dianggab telah mampu membangun daerah dimulai dari pendidikan, kebudayaan serta ekonomi.

"Semoga kado istimewa di usia 15 tahun ini bisa keluar sebagai daerah tertinggal,"tandas Nasrul Abit.

Bupati Syahiran, juga mengucapkan rasa syukur dan terima kepada seluruh elemen yang telah ikut serta mendukung kegiatan Pasbar expo di HUT yang ke 15 ini. Banyak pihak yang telah berjuang demi kemajuan Pasbar hingga saat ini.

"Sejarah perjalanan panjang Kabupaten Pasaman Barat hingga menginjak usia 15 tahun ini tidak lepas dari pengorbanan saudara - saudara kita seperti yang telah disebutkan oleh Ketua DPRD tadi. Semua yang telah berjuang demi Pasbar semoga mendapat kan balasan. Namun, perjuangan kita tidak sampai di situ, ke depan kita harus berjuang bersama-sama untuk membangun Pasbar,"kata Syahiran.(h/rs)
Jurnalis Sumbarl PASBAR-Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pasaman Barat ke 15 dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumbar. Hari jadi kabupaten sawit tersebut tidak hanya dihadiri oleh Wakil Gubernur saja, namun juga oleh mantan bupati setempat.

Sidang Paripurna DPRD tersebut dimulai pada pukul 10 WIB oleh Ketua DPRD Pasaman Barat Daliyus K. Tokoh-tokoh yang ikut berjuang demi Pasbar lebih mandiri hadir di dalam hari bahagia tersebut antara lain  Drs. H. Baharuddin R, Benny Utama, Drs. H. Zamri, Sudirman Samin.

Pidato Ketua DPRD Pasaman Barat Daliyus K berlanjut dengan membacakan kisah perjalanan Kabupaten Pasaman Barat menuju Kabupaten yang mandiri. Sejak periode kepemimpinan Drs. H. Syahiran dan Yulianto dengan dukungan DPRD Kabupaten Pasaman Barat dan peran serta semua elemen masyarakat. Maka kehidupan sosial ekonomi masyarakat mengalami kemajuan, berbagai prestasi monumental telah di ukir oleh Pasbar.

"Dengan digagas dan diimplementasikan beberapa program pro rakyat yang betul-betul menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat luas. Seperti pengalokasian dana 10 persen dari DAU APBD untuk nagari, untuk pendidikan 20 persen, untuk kesehatan 10 persen, infrastruktur, ekonomi kerakyatan sesuai dengan amanat UU,"kata Daliyus K.

Ia melanjutkan, tidak hanya sampai di situ, dalam waktu singkat Pemerintah yang genap berusia 15 tahun ini berulang kali dapat menorehkan prestasi fenomena. Tidak hanya di tingkat provinsi Sumbar tetapi sampai pada level nasional.

"Apresiasi juga kita kita sampaikan ketika Pasbar mendapatkan WTP tahun 2016 dan 2017 dan kita berharap pada tahun 2018 juga begitu,"ulas Daliyus K.

DPRD bersama Pemerintah daerah telah menerbitkan produk hukum tahun 2010 sebanyak 12 buah. Tahun 2011 sebanyak 25 buah, tahun 2012 sebanyak 18 buah, tahun 2013 sebanyak 11 buah, tahun 2014 sebanyak 24 buah, tahun 2015 sebanyak 25 buah, tahun 2016 sebanyak 22 buah, tahun 2017 sebanyak 15 buah dan tahun 2018 sebanyak 34 buah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengapresiasi HUT Pasbar yang ke 15 tahun ini. Pasalnya, Pasbar dianggab telah mampu membangun daerah dimulai dari pendidikan, kebudayaan serta ekonomi.

"Semoga kado istimewa di usia 15 tahun ini bisa keluar sebagai daerah tertinggal,"tandas Nasrul Abit.

Bupati Syahiran, juga mengucapkan rasa syukur dan terima kepada seluruh elemen yang telah ikut serta mendukung kegiatan Pasbar expo di HUT yang ke 15 ini. Banyak pihak yang telah berjuang demi kemajuan Pasbar hingga saat ini.

"Sejarah perjalanan panjang Kabupaten Pasaman Barat hingga menginjak usia 15 tahun ini tidak lepas dari pengorbanan saudara - saudara kita seperti yang telah disebutkan oleh Ketua DPRD tadi. Semua yang telah berjuang demi Pasbar semoga mendapat kan balasan. Namun, perjuangan kita tidak sampai di situ, ke depan kita harus berjuang bersama-sama untuk membangun Pasbar,"kata Syahiran.(h/rs)

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang