Guspardi Gaus: Dprd Sumbar Tak pernah melahirkan Perda syariat

JURNALISSUMBAR| PADANG- Gubernur Sumatera Barat  Irwan Prayitno  menghadiri Musyawarah Wilayah  Himpunan Ilmuan Sarjana   Syariah Indonesia (Muswil- II HISSI wilayah Sumbar),  menyampaikan perlunya penguatan peran para sarjana syariah ditengah -tengah masyarakat dan sebagai organisasi profesi  ilmu syariah lebih untuk memasyarakatkan ilmu  yang dapat disesuaikan dengan undang-udang atau qanun.

Dengan Transformasi peran Profetik keilmuan syaria’ah dalam pengembangan hukum diindonesia. Diharapkan kontribusi  pemikiran hukum islam terhadap perkembangan hukum dan menjadi acuan pembentukan Perda-Perda di Sumatera Barat.

Ditengah penokalan dan pembatalan Perda syariah oleh pemerintah Pusat, Wakil ketua DPRD Sumbar H. Guspardi Gaus yang juga  pernah menjadi dosen di fakultas syariah IAIN Imam Bonjol Padang  memandang bahwa melalui  regulasi produk hukum untuk  mendewasakan umat islam dengan tidak menyebutkan bahwa DPRD Sumbar tak pernah  melahirkan  perda syariat dan akan tetapi tetap berpijak pada substansi syariat itu sendiri.

Walaupun perda yg isinya  tentang  baca tulis Al-Quran dan anjuran berjilbab yang mengacu pada adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.  Tidak ada berlebel kepada perda syari’ah.

Selama ini DPRD Sumbar,  tidak melahirkan perda yang berlabel syari’ah  dan perda yang ditelorkan dari Sumbar, tak satupun digugurkan  oleh pemerintah pusat.”Ujar Guspardi

Dengan adanya hadirnya ketua HISSI Sumbar, Guspardi Gaus mengharapkan peran dari sarjana syariah di tengah- tengah masyarakat untuk memasysrakatkan ilmu syariat itu sendiri dapat diterima oleh umat islam.
#RED


No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang