Yunisran Serahkan Satu Ton Beras untuk Korban Banjir Sikabau

JURNALISSUMBAR| PASAMAN BARAT- Sulitnya medan jalan menuju Jorong Sikabau, Nagari Parik, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), yang desebabkan oleh banjir yang melanda daerah itu beberapa hari lalu, membuat Pemkab setempat kesulitan untuk menyalurkan bantuan.

Sejak banjir melanda daerah tersebut sejak hari Jumat (12/10/2018) lalu, Pemkab setempat baru bisa menyalurkan bantuan pada hari Minggu (21/10/2018) dikarenakan tingginya genangan air dan putusnya jembatan satusatunya penghubung ke daerah itu.

"Mohonan maaf, karena baru bisa menyempatkan diri untuk hadir ditegah-tegah masyarakat dan bersilaturahmi dengan warga kejorongan Sikabau yang sedang mendapatkan musibah, ini karena sulitnya kendaraan menuju wilayah ini," ujar Bupati Pasbar Syahiran, saat menyerahkan bantuan kedaerah tersebut.

Pasaman Barat belakangan ini bisa dikatakan sedang berduka, karena bencana banjir yang melanda hampir setiap wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten ini, lanjut Syahiran.

Dinas-dinas terkait kita minta agar segera menginventarisasi dan mengambil langkah perbaikan terhadap sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat dampak dari bencana banjir tersebut.

"Tetap waspada terhadap curah hujan yang saat ini cukup tinggi, karena stuasi saat ini tidak menentu," himbau Syahiran.

Bupati Syahiran juga menyerahkan bantuan dari Pemkab Pasbar berupa beras sebanyak 1 (satu) ton untuk dibagikan kepada warga terdampak banjir yang diterima langsung oleh kepala Jorong Sikabau.

Dalam kunjungan itu turut hadir Ketua TP PKK Yunisra Syahiran, Sekda Pasbar Andrinaldi, Asisten Pembangunan Irwan, Kadis Kesehatan Haryunidra, Kadis PU Ardiansyah, Kadinsos Marwazi, Kadisdik Marimus, Kepala BPBD Tri Wahluyo dan Sekretaris Perkim Henny serta Kabag Humas Yosmar Difia.

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang