Malam Sejuta Kenangan Kuala Lumpur Y-E-S Kota Pariaman

Jurnalistsumabar.com...................Pemko Pariaman, Usai melakukan serangkaian kegiatan ekpos, kunjungan dan bakti antara kedua Pemuda Malaysia dan Kota Pariaman, Sabtu (18/2) bertempat di Pandopo Walikota Pariaman mulai jam 20.00 WIB, dilangsungkan malam sejuta kenangan ‘Kuala Lumpur Y-E-S Kota Pariaman’ sekaligus sebagai perpisahan atas kunjungan Pertukaran pemuda dari Majelis Asrama Belia Malaysia ke Kota Pariaman.
Acara cukup meriah dihadiri Walikota Pariaman Drs. Mukhlis Rahman, MM beserta Ny. Reni Mukhlis. R. juga hadir Ketua DPRD diwakili Edison TRD, SH, Asisten Sekdako, Staf Ahli Walikota Pariaman, Anggota TP-PKK Dharmawanita, Kepala SKPD, UPTD, dan Camat dilingkungan Pemko Pariaman.
Sedangkan dari pihak pendampingan Belia Malaysia juga hadir Encik Nuris Saharmon dari Presiden Majelis Asrama Belia Malaysia, Muhammad Suhaidi Majelis Pengajaran Malaysia, Encik Chairul Anwar bin Mantor Presiden Pengarah YES (MyHard), Dato’ Noor Ismaihanum dari Chairman Word Whith, didamping DR. Jenius, Cik Nizam Pimpinan Pemuda Asean yang juga penghubungan investasi untuk Kota Pariaman, serta para perwakilan keluarga angkat di Pariaman, dan segenap Pengurus Anggota KNPI Kota Pariaman yang terdiri dari berbagai unsur organisasi kepemudaan di Kota Pariaman.
Dalam sambutannya Presiden Mejelis Belia Malaysia menyampaikan hasratnya terhadap Kota Pariaman akan selalu terbentuknya hubungan bilatertal, terutama dibidang pelancongan, sosial dan budaya. Pihaknya tidak ragu-ragu selesai program ini, para belia Malaysia mungkin akan seribu kali betah datang ke Kota Pariaman.
Sementara itu, Walikota Pariaman dalam sambutannya menyampaikan kegembiraannya atas terjalinya hubungan Kota Pariaman dengan Majelis Asrama Belia Malaysia. Semoga aktivitas para muda ini menjadi jembatan komunikasi untuk penghubung pembangunan Kota Pariaman dibidang apa saja.
Wako juga mengatakan bahwa ini adalah kesempatan yang berharga, karena yang datang ke Pariaman bandingnya adalah setingkat Organisasi Pemuda Nasional Malaysia. Sedangkan KNPI Kota Pariaman adalah dua tingkat dibawahnya. Namun atas kesediaannya untuk menjalin hubungan dengan Kota Pariaman, kami sangat merasa bangga, dan semoga dapat diambil manfaatnya.
Wako juga menyampaikan bahwa Pariaman masih prima dengan keindahan alam, serta masih jauh dari hiruk-pikuk dan kemacetan, angina pantaipun masih sepoi sepoi basah. Oleh sebab itu mari kita ambil manfaat dari pertemuan ini untuk promosi daerah kepada para investor, terutama dari Negara Malaysia. Maka melalui Majelis Belia ini kita berharap lahirnya berbagai program untuk membangun Kota Pariaman yang sama-sama kita cintai.
Wako juga berharap kepada Dinas Budpar, agar mampu menyusun program seperti ‘Paket Wisata Remaja’ yang murah dan meriah, baik bagi remaja Malaysia berkunjung ke Pariaman atau sebaliknya. Tidak perlu yang mahal-mahal, tapi murah dan meriah, karena masih mungkin kita persiapkan penginapan di rumah-rumah penduduk (homestay), disamping menyiapkan desa-desa wisata dengan program-program pengenalan pengetahuan remaja terhadap potensi alam dan kerajinan daerah.
Sedangkan Bidang Pendidikan Formal, Dinas Dikpora seharusnya mampu merancang program kerjasama Siswa Tingkat Menegah (SMA/SMK), yang nantinya dapat menjalin hubungan kerjasama antar pelajar baik Malaysia, ataupun negara lainnya yang mungkin.
Selain dari pada itu kata Wako, “Untuk program investasi, Pemko Pariaman juga telah menyusun berbagai Planing pengembangan pantai yang dapat ditawarkan kepada Investor. Sebagai upaya mendukung program tersebut kita terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur.
Melalui Konsep ‘Pariaman of People’ dalam arti Pariaman terbuka untuk siapa saja, dan selalu ‘wellcome’, menerima investor ataupun wisatawan tetap memegang prinsip sebagai Kota Tujuan Wisata yang Islami, tutup Wako.(adek)

No comments

Powered by Blogger.
PT. Piliang Intermaya Media Mengucapkan: Selamat datang di Website Jurnalissumbar.id, Terima kasih telah berkunjung di blog kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Falsanar Arsul Piliang